NITIKARYA: Melangkah Pasti!
15 stories
[NITIKARYA] Baine : Sri Nur Aminah by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
Sebagai seorang ibu yang bertinggal di Kampung Duri, Amma' menginginkan semua anaknya hidup layak dan berbahagia. Sayangnya harapan perempuan ringkih ini tidak sesuai kenyataan. Berbagai konflik internal dan perbedaan persepsi menjalani kehidupan menimpa dua orang anak perempuannya sehingga mereka menjauh dari sisinya. Keadaan ekonomi keluarga semakin terpuruk karena putra sulungnya bernama Rahman, sebagai tulang punggung keluarga mengalami PHK. Hal ini semakin rumit ditambah dengan hadirnya bayi tidak berdosa hasil hubungan gelap Jamila dengan lelaki beristri. Apakah Amma' sanggup menjalani semua cobaan ini karena predikat almarhum suaminya sebagai guru mengaji yang menjadi panutan masyarakat di Kampung Duri?
[NITIKARYA] Topeng Realitas : Munirul Aswad by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
Hidup penuh Kebohongan Hidup penuh pencitraan Hidup penuh kemunafikan Hidup penuh kepalsuan Itulah realita yang harus dihadapi Alex saat dia mulai memasuki masa masa dewasa di luar desanya. Hidup penuh kelicikan, pencitraan, kebohongan, dan penuh kepalsuan yang harus dihadapi Alex sekarang. Hingga datang seseorang yang akan membuat Alex tertarik karena tidak ada kebusukan didalamnya. Mereka mulai menjalani kehidupan yang menyenangkan, hingga mereka menemukan fakta yang sangat pedih bagi Alex dan sahabat sejatinya. Perjalanan yang harus dihadapi mereka dalam membongkar fakta yang mengiris kehidupan mereka dan bisa mengancam dunia. Serta menyelamatkan topeng utama agar tidak menjadi bumerang bagi penduduk di muka bumi ini. Bongkar Realita Bongkar Fakta
[NITIKARYA] Lost in Old Town : Ayundha Lestari by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
Auranina frustrasi, hubungan ninjanya dengan Rafael tidak jua mendapat restu ibunya. Ia telah menuruti semua aturan ibunya dan berharap ketika menemukan tambatan hati, ibunya melebarkan pintu dengan lapang dada. Segala upaya ia kerahkan untuk mendapat lampu hijau, namun Unggun lebih suka memberinya ultimatum. Kecewa atas sikap ibunya, Auranina memutuskan tinggal dengan Ayah dan ibu tirinya. Ayahnya adalah pendukung utama semua keputusannya. Tak lama menikmati kebahagiaan atas hidupnya, Unggun mengirim pesan elektronik beserta tiket ke Timur Tengah. Auranina bertambah gemas. Ibunya menyiapkan labirin panjang untuk dijelajah seorang diri. Akankah ia berangkat? Apa rencana Unggun mendatangkan anaknya ke kota tua di Palestina?
[NITIKARYA] Whispers : SalTriLya by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
... malang sekali dirimu ... ... jangankan manusia, langit dan bumi pun tidak ada yang memihak kepadamu ... ... malam ini, tidurlah sejenak. Esok, kau akan terbangun dalam lembaran yang baru ... ... balaskan dendammu. Hancurkan yang membuatmu menderita. Ambil yang seharusnya menjadi milikmu ... ... karena kau berhak bahagia ... ... tapi ingat, disetiap tindakan akan selalu ada ganjaran, dan disetiap kebaikan pasti ada bayaran yang harus diberikan ... ... maka dari itu ... ... maukah kau mendengarkanku?
[NITIKARYA] Desires : Zynlynhan by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
The dead cannot cry out for justice.It is a duty of the living to do so for them. -Lois McMaster Bujold- "Mereka yang telah mati tidak akan berteriak untuk keadilan, itulah mengapa tugas kita yang masih hidup untuk melakukannya demi mereka." Itulah salah satu pepatah terkenal dari penulis fiksi kenamaan asal Amerika, Lois McMaster Bujold.Para manusia yang belum dapat keadilan hingga ajal menjemputnya, haruslah menjadi tugas mereka yang masih hidup untuk memberi keadilan kepada mereka, seperti halnya yang dilakukan oleh sekelompok pemuda demi mengungkapkan kebenaran yang tersembunyi dan memberikan keadilan kepada teman-teman mereka yang telah tiada dengan tangan mereka sendiri.Keadilan adalah hak bagi mereka yang masih hidup dan maupun mereka yang telah tiada, hukumlah yang seharusnya membawa manusia kepada keadilan, namun apa sekarang dunia telah menjadi dunia yang adil dengan banyaknya hukum yang berlaku? "Jika dunia adalah tempat adil yang penuh kedamaian, maka surga dan neraka seharusnya tidak ada, ingatlah bahwa kita hidup di dunia ini dengan menebus kesalahan dan dosa kita di masa lalu" "Tuhan menciptakan manusia dengan hati, lantas apa makhluk yang bahkan tidak menaruh rasa simpati kepada satu nyawa yang meninggal karena ulahnya, bisa dikatakan manusia?
[NITIKARYA] Sepercik Luka Dari Ayah : Deby Maulida by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
Putri mengalami trauma yang tak bisa mengenal lelaki lebih jauh, permasalahan dalam keluarganya membuat Putri harus seleksi dalam berteman, terlebih pada laki-laki. Luka demi luka saling menghantui diriku. Pergolakan batin Putri terguncang disebabkan oleh cinta pertamanya, yaitu ayah. Sosok yang selalu Putri banggakan ternyata menyimpan rahasia yang memuakkan. Permasalahan kerap hadir dalam hidupku, apakah Tuhan tak ingin aku bahahia dalam sejenak saja? Mengapa semua masalah ini selalu dilimpahkan padaku? Apa aku tak boleh bahagia, Tuhan? Mana bahagia yang Tuhan akan berikan? Sosok laki-laki datang mendekati diriku, perlahan berusaha mencari jati diriku sesungguhnya. Aku merasa janggal dengan sosok itu, kenapa setelah masalah datang padaku sosok laki-laki itu datang. Apakah ini cara engkau membuatku bahagia, Tuhan? Mengapa sosok yang tak ingin aku kenal yang engkau pilih Tuhan? Apakah takdirku akan bersama dirinya, Tuhan? Merajut kasih yang sempat aku ingin lenyapkan dalam hidup.
[NITIKARYA] Fajar dan Senja : Alfadila Firdaus by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
Novel ini, menceritakan tentang kisah seorang remaja SMA yang bernama Erza, ia hidup tanpa kedua orang tua di sisinya, sehingga Erza menjadi pribadi yang kurang teratur, hidupnya hanya di isi dengan kemurungan, ia cenderung jauh dari kata keluarga, Erza lebih akrab dan dekat dengan sahabatnya yang bernama Angga dan Satria. Pada saat Erza di pindah ke sekolah barunya, ia bertemu seorang gadis berparas cantik yang dapat merubah tatanan hidupnya. Gadis tersebut bernama Zahra. Akan ada konflik permasalahan, dan problematika antara mereka berdua. Bagaimana kisah diantara Erza dan Zahra?. Akankah mereka bisa melewati masa masa sulit bersama? Ikuti terus alur ceritanya.
[NITIKARYA] Rembulan : Avellakahyeji by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 8
"Apakah orang sepertiku layak untuk dicintai?" Kata-kata yang selalu membebani isi kepalanya, pertanyaan ini yang selalu membuat Bulan takut untuk menerima seseorang dalam hidupnya. Ketika terdiam, ia menyaksikan banyak sekali orang yang tengah merayakan jatuh cinta mereka. Sedangkan dia, sibuk memandang cermin. "Apa aku pantas untuk dirayakan juga?"
[NITIKARYA] Mencintaimu di Atas Pinangannya : Dian Adnan by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 8
Ketika Rajeeyah dilema dengan perselingkuhan yang dilakukan sang tunangan, Gazali-seorang lelaki dari masa lalu-kembali hadir dengan membawa cinta baru. Cinta dalam diam Rajeeyah yang tersimpan rapat untuk Zali kala itu pun kembali muncul ke permukaan, dan membuatnya semakin bimbang. Rajeeyah tidak tahu pada hati siapa ketulusan cintanya harus dilabuhkan. Setelah mengadukan semua kemelut hati pada Sang Pemilik Cinta, Rajeeyah memilih kembali pada cinta masa lalunya. Namun, ketika dirinya memilih putus, sang tunangan justru menginginkan untuk lanjut terus. Lantas, bagaimanakah akhir dari kisah cinta segitiga mereka? Siapakah lelaki yang akhirnya bersanding dengan Rajeeyah?
[NITIKARYA] Kala Berlalu : Rea Hapsari by HydraRedaksi
HydraRedaksi
  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
"Kamu pernah tidak, merasa ingin menjadi orang lain, atau merasa hidupmu terlalu melelahkan?" "Tidak pernah, aku tahu bersyukur memang tidak semudah ucapan. Ikhlas juga tidak selalu mudah, tetapi kamu sadar tidak, jika apa yang terjadi di hidupmu itu semua pilihanmu. Bahkan dari saat kamu masih menjadi janin." "Wah, iya juga ya. Apa yang malaikat tunjukkan sampai aku akhirnya menyetujui untuk lahir ke dunia ini." "Baik atau buruknya sesuatu kejadian itu, kamu ikut andil untuk memilih. Takdir itu pasti, tetapi bisa dirubah, bukan berarti kamu lantas menyalahkan diri sendiri." "Dunia itu melelahkan ya." "Tahu tidak, kita hidup didunia ini, sebenarnya hanya berpindah dari masalah satu ke masalah yang lain, akan terus begitu. Kita tidak di tuntut untuk harus kuat. Hanya saja harus siap. Bahagia atau tidak kamu yang bisa menentukan." "Sepertinya, aku terlalu berekspektasi hidupku akan seperti novel teenlit atau metropop." Aura Adiva Atmanegara, seorang perempuan yang terpaksa menjadi lebih dewasa dalam kehidupan yang dijalaninya. Setelah beberapa kesalahan yang ia lakukan, ia berjuang untuk memperbaiki kehidupannya satu per satu demi alasannya untuk tetap hidup. Arkana Linggajati, seorang lelaki yang memiliki cara berpikir unik untuk sebuah kehidupan yang dijalani. Lelaki yang terlihat santai, namun penuh dengan rencana. Bukan lelaki yang sempurna melainkan lelaki terbaik yang bisa diandalkan. Ini adalah sebuah kisah, dimana seseorang berjuang memperbaiki apapun yang menjadi kesalahannya. Kisah dimana akan selalu ada harapan yang baik, dan kehidupan yang layak untuk diperjuangkan demi sebuah harta yang dipercayakan oleh Tuhan.