achanfoxie
- Reads 1,510
- Votes 234
- Parts 18
Haruto hidup di dunia yang bagi banyak orang terasa seperti mimpi.
Keluarga konglomerat, masa depan terjamin, dan kehidupan yang selalu berada di jalur paling aman level easy.
Namun di balik semua kemewahan itu, Haruto justru tidak pernah benar-benar hidup.
Ia tidak tahu rasanya bebas memilih, gagal, atau sekadar menikmati hal-hal sederhana yang bagi orang lain biasa saja. Satu-satunya jendela Haruto pada dunia nyata hanyalah Junkyu teman kecilnya yang mengenalkannya pada mie murah, game sederhana, dan es teh jumbo tiga ribuan.
Di usia dua puluh lima, Haruto hanya punya satu mimpi kecil: menonton konser musik lokal favoritnya musik yang bagi orang tuanya dianggap rendahan dan memalukan.
Dengan rencana nekat dan penyamaran seadanya, Haruto akhirnya kabur dari pengawasan keluarganya.
Tapi kebebasan itu hanya bertahan sesaat. Ketakutan membuatnya meninggalkan Junkyu, berlari tanpa arah, hingga tak sengaja bertemu Jeongwoo pria sederhana dengan motor tua dan kehidupan yang jauh dari gemerlap.
Dari satu pelarian yang tidak direncanakan, Haruto mulai mengenal dunia yang selama ini tak pernah ia sentuh.
Dunia tanpa bodyguard, tanpa tuntutan, tanpa status.
Dan dari pertemuan yang seharusnya singkat itu, tumbuh sebuah kisah cinta yang tak pernah mereka bayangkan
antara anak konglomerat yang ingin hidup sederhana
dan pria sederhana yang tak sadar sedang menjadi tempat pulang.