ornzyy
- Reads 12,732
- Votes 986
- Parts 92
Di sebuah sekolah bergengsi di Jakarta, kehidupan berjalan seperti biasa teratur, disiplin, dan penuh aturan yang di jaga ketat oleh ketua OSIS yang terkenal tegas. Namanya Catherina Vallencia, atau yang lebih sering dipanggil Erine. Dengan tinggi 165 cm, ia dikenal sebagai sosok yang tidak bisa diam: cerewet, rewel, dan gampang marah jika ada yang melanggar aturan. Bagi sebagian siswa, Erine adalah mimpi buruk. Tapi bagi sekolah, dia adalah penjaga ketertiban yang sempurna.
Semua berubah saat seorang siswa baru datang.
Oline Manuel Raven, atau cukup dipanggil Oline, hadir dengan aura yang langsung menarik perhatian. Tingginya 175cm, tatapannya dingin, sikapnya santai, dan... terkenal bandel dari sekolah sebelumnya. Dia bukan tipe siswa yang suka diatur, sering melanggar aturan, tapi dibalik itu semua, dia sangat pintar. Bahkan sering membuat guru terkejut dengan kecerdasannya.
Hari pertama di sekolah itu menjadi titik awal segalanya.
Saat pertama kali melihat Erine berdiri di depan lapangan, memarahi siswa yang terlambat dengan nada tegas dan ekspresi kesal, Oline hanya terdiam. Untuk pertama kalinya, seseorang berhasil mencuri perhatiannya sepenuhnya.
Bukan karena kelembutan.
Tapi karena keberanian dan caranya berdiri tegak menghadapi semua orang.
Sejak saat itu, anak bandel yang tak pernah peduli pada siapa pun... justru jatuh hati pada pandangan pertama kepada satu orang yang paling sering memarahinya.
Dan tanpa disadari, setiap pelanggaran yang Oline lakukan... perlahan bukan lagi karena dia tidak peduli.
Melainkan karena dia ingin diperhatikan oleh Erine.