Sumiati0903
Mereka adalah sepasang kekasih yang sedang menjalankan toxic relationshipnya. Ada keinginan terbesit di kepala mereka untuk mengakhiri hubungan itu, namun lagi dan lagi mereka tidak bisa.
Hubungan yang sebenarnya sudah retak, namun masih tetap mereka pertahankan. Meski dengan saling menyakiti satu sama lain, tak membuat mereka gentar. Justru itu yang membuat mereka merasa hidup. Hidup, dalam rasa sakit.
Menurut mereka hidup tanpa rasa sakit itu seperti kosong, rasanya seperti mati, mati rasa.
"Hubungan kita bagaikan puing-puing yang berjatuhan. Sakit, namun indah."_Deevtra
Rasa sakit dan saling menyakiti sudah melekat pada hidup mereka. Selalu ada alasan untuk mereka tetap bersama.
"Orang bilang hubungan kita Toxic, tapi bagi kita.. ini Cinta."_Isha
♪\(๑╹◡╹๑)ノ♬
Pertanyaannya, mampukah mereka mempertakan hubungan yang sangat toxic itu?
Atau justru pada akhirnya mereka memilih untuk menyerah?