Pesawat_kertasmu
"Tuhan, aku sudah tidak kuasa menahan cobaan darimu. Aku harus apa tuhan? Aku tidak kuat lagi. Mereka jahat tuhan! Mereka menghakimi aku tuhan! Tuhan aku ingin pergi saja, panggil aku tuhan! Jiwaku kesakitan tuhan" rintih gadis itu. Air mata senantiasa menetes dari mata hazel dibasuh oleh dinginnya air hujan malam itu.
"Jangan bertingkah konyol Ifah!" Teriak Raisa dari seberang jalan, suaranya melengking mengalahkan derasnya hujan.
Afifah Anastasyia nama gadis itu. Ifah menoleh ke sumber suara, ia melihat di seberang sana Raisa sahabatnya berteriak menghentikan aksinya.
"Kamu siapa? Kenapa harus datang kesini?" Tanya Ifah datar.