Jejong
- Reads 379
- Votes 79
- Parts 28
Yoon Jaehyuk pulang ke Seoul bukan untuk mencari jawaban, melainkan untuk melarikan diri dari sisa-sisa pernikahannya yang hancur. Ia mengira rumah masa kecilnya akan menjadi tempat persembunyian yang aman-tempat di mana ia bisa menjadi "Yoon Jaehyuk" yang lama, jauh dari ekspektasi kehidupan dewasa yang menyesakkan.
Namun, Seoul tidak memberikan kesunyian yang ia cari. Kota itu justru mempertemukannya kembali dengan Park Jeongwoo, tetangga masa kecil yang dulu mengenalnya lebih baik daripada ia mengenal dirinya sendiri.
Kini, mereka bukan lagi anak-anak. Mereka adalah dua orang dewasa yang sama-sama hancur. Jaehyuk dengan perceraiannya, dan Jeongwoo dengan tunangan yang meninggalkannya di altar.
Di sebuah malam yang tenang, di beranda rumah kayu yang menyimpan ribuan kenangan, percakapan itu akhirnya pecah.
"Kenapa kau kembali, Hyuk-ah?" tanya Jeongwoo, matanya tertuju pada gelas bir di tangannya, menghindari tatapan langsung. "Apa karena kau merasa gagal? Atau karena kau hanya tidak punya tempat lain untuk bersembunyi?"
Jaehyuk terdiam. Angin malam berhembus pelan, membawa aroma tanah basah dan sisa-sisa musim gugur. Ia menatap sahabat lamanya itu-wajah yang dulu selalu ceria, kini menyisakan guratan lelah yang sama dengannya.
"Aku tidak pulang untuk memperbaiki semuanya, Jeongwoo," jawab Jaehyuk lirih. "Aku pulang karena aku lupa rasanya menjadi manusia yang tidak perlu berpura-pura kuat."