AnggaLestari8
Bayangan yang kini hitam putih mulai memudar dengan waktu yang mengikis rekaman ingatan. Seorang anak laki - laki yang menjadi pandir karena kebaikannya. Sedikit demi sedikit akan merubah jauh cara penyikapannya. Sebuah perjalanan kebodohan bagi seorang yang akan tumbuh menjadi gelandangan hebat dikemudian hari. Rangga adalah anak yang menjalani takdir demikian.
Setiap manusia memiliki delusinya masing - masing pada kadarnya. Kegilaan setiap manusia benar adanya, namun takarannya adalah kesadaran. Bagaimana jika kebenaranmu dipatahkan dengan argumen bahwa ingatanmu tidak pernah terjadi sebelumnya? Hanya karena pelaku ingatanmu hanya terdiri dari dua orang pelaku utama tidak ada bukti keaslian pada setiap gonggonganmu jika diberi tahukan kepada orang banyak.
Rangga adalah gelandangan tercipta karena ego, ambisi, dan mimpi. Sebuah delusi sesaat merubahnya menjadi seorang delusional hebat pada generasinya. Seorang yang tunduk pada ketidakberdayaan lema-an.
Novel prosa liris ini akan menjadi jalan cerita bagaimana proses manusia hancur karena ego, ambisi dan mimpi dan menjadi gelandangan yang gila beserta pandir.