serenzyx
- Reads 3,654
- Votes 308
- Parts 17
Apa yang terjadi ketika sebuah algoritma sempurna dipaksa bersinggungan dengan kekacauan yang liar? Di SMA Garuda, aturan adalah segalanya bagi Arka, sampai Laskar datang untuk menghancurkan setiap baris kodenya.
Bagi Arka Pradipta, hidup adalah tentang garis lurus, presisi, dan lencana OSIS yang tersemat tanpa celah di dadanya. Dijuluki sebagai "Robot Penguasa", Arka menjalankan sekolah dengan tangan besi, tidak mentoleransi kesalahan sekecil apa pun. Namun, dunianya yang tertata rapi selalu terusik oleh keberadaan Laskar David Adhitya, Kapten Tim Basket yang bengal, liar, dan hobi menginjak-injak aturan hanya untuk melihat Arka kehilangan ketenangannya.
Kebencian di antara mereka adalah rahasia umum. Namun, di balik tembok permusuhan itu, tersimpan luka dan trauma yang dalam. Arka yang perfeksionis ternyata menyimpan ketakutan terhadap petir (Astraphobia). Sementara Laskar yang perkasa di lapangan basket menyembunyikan bekas luka kekerasan domestik di balik jerseynya.
Berawal dari rencana "busuk" Gavin (Sekretaris OSIS yang licik) dan Reno (Sahabat Laskar yang usil) untuk menjebak keduanya di gudang olahraga yang gelap, segalanya berubah. Dalam kegelapan dan kesunyian, topeng mereka retak. Arka yang dominan di organisasi justru menemukan prinsip kaku yang selama ini melindunginya, atau membiarkan dirinya "rusak" dan jatuh sepenuhnya ke dalam sangkar emas yang dibangun oleh Laskar.