Obsession
5 stories
Davendra by cutesforme_
cutesforme_
  • WpView
    Reads 4,006,500
  • WpVote
    Votes 158,124
  • WpPart
    Parts 54
•Obsession Series• Dave tidak bisa lepas dari Kana-nya Dave tidak bisa tanpa Kanara Dave bisa gila tanpa Kanara Dave tidak suka jika Kana-nya pergi Dave benci melihat Kana pergi darinya Kana, segalanya bagi Dave Kana, seperti oksigen bagi Dave Kana, seperti nikotin yang membuat Dave kecanduan Kana, membuat Dave hampir gila Kana, Kana, Kana, hidup Dave hanya terpusat pada Kanara
Crazy Without You  by Criest05
Criest05
  • WpView
    Reads 8,114,949
  • WpVote
    Votes 436,211
  • WpPart
    Parts 59
Hanya dalam satu kedipan, mampu membuat pria angkuh itu bertekuk lutut jatuh sejatuh jatuhnya dalam jurang tak kasat mata yang dibuat oleh si cantik pemilik sejuta pesona. "Sudah kubilang tampan, aku bahaya." Kini Allarich tak bisa lepas dari gadis ini. Ia akan terus menangis bak itik kehilangan induk bila ditinggal barang sedetik saja. "Sssssttt... Baby aku disini." ____________________________________ Terima kasih sudah membaca^~^
Obsesi Devil's by ElZaziroh
ElZaziroh
  • WpView
    Reads 2,727,270
  • WpVote
    Votes 21,144
  • WpPart
    Parts 5
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] Kehidupan Alya yang sederhana dan penuh ketenangan berubah menjadi neraka ketika empat orang pangeran sekolah mempunyai obsesi gila pada gadis itu. Memberikan tekanan serta belenggu yang sulit untuk dilepaskan dengan mudah. "AKU BUKAN BONEKA KALIAN!" teriak Alya kala itu. Mengeluarkan emosinya yang tertahan selama ini, kekecewaan Alya memuncak ketika dirinya tak lagi dapat melakukan apapun yang dimau, semuanya harus diatas kehendak dari empat pemuda itu. Celvin menatap tak suka ketika gadis kecilnya mulai berani, setitik rasa geli tertanam dalam benak ketika tahu apa penyebab pasti hingga emosi gadisnya tak bisa dikontrol, "Siapa yang bilang dirimu boneka? You are a Queen, love." Celvin menegaskan setiap kata yang keluar lewat bibirnya. Alya terkekeh, "Adakah seorang Ratu pantas dikurung seperti burung dalam sangkar?" tanya Alya menatap mata keempat pria didepannya dingin, "Aku membenci kalian. SANGAT." Kata Alya kemudian berlalu menaiki tangga, tak ada yang berusaha mencegah, tak ada yang ingin menyahut. Semuanya diam dalam kebisuan akan satu kata yang di dengar, benci. *** MESSAGE: Please be wise in choosing what you read, because this story contains adult elements and acts of violence that cannot be imitated. Do not plagiarize in any form, respect the author's work because ideas are something expensive!! WELCOME TO THIS STORE!