FitriWahyuni498
- Reads 764
- Votes 55
- Parts 16
Adhiba Solara, seorang gadis berhijab yang memiliki semangat dan impian besar untuk menjadi penulis terkenal. Di samping kesibukannya menulis, Adhiba juga memiliki merupakan vanatik yang menyukai berbagai jenis donat dengan rasa yang lezat dan variatif.
Meskipun dikenal sebagai gadis berhijab yang anggun dan sopan, Adhiba Solara tetap mempertahankan sifat santai dan lincah yang sudah menjadi ciri khasnya.
Adhiba Solara memiliki luka psikologis yang masih terbawa dari pengalaman masa lalunya, terutama terkait dengan hubungannya dengan pria. Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam dan membuatnya lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan lawan jenis.
Meskipun memiliki kakak laki-laki yang penyayang dan selalu memberikan nasihat bijak, Adhiba tidak bisa menghilangkan perasaan was-was dan kehati-hatian saat berinteraksi dengan pria lain. Pengalaman masa lalu itu masih terpatri dalam ingatannya, membuatnya menjaga jarak dan bersikap lebih berhati-hati.
Saat berdiri di depan toko donat favoritnya, Adhiba tidak sengaja terpaku pada dirinya di cermin toko. Ia tersenyum masam, memikirkan tubuhnya yang relatif pendek.
Tiba-tiba, suara hangat dari belakangnya membuat Adhiba tersentak. "Nggak apa-apa kamu pendek, yang penting hidup!" sahut seorang pria dengan senyum ramah.
"Kamu lucu, dan saya suka!"