ntann12
- Reads 3,891
- Votes 415
- Parts 23
Semuanya mulai sederhana cuma obrolan kecil, senyum singkat, dan kehadiran yang entah kenapa selalu bikin nyaman. Aku gak sadar sejak kapan dia jadi tempat paling tenang buat pulang setelah hari yang berantakan.
Dia gak banyak bicara, tapi setiap kalimatnya selalu terasa jujur. Kadang cuma tatapan, tapi cukup buat bikin aku ngerasa dilihat sepenuhnya. Gak ada drama besar, gak ada janji manis, cuma dua orang yang perlahan belajar ngerti satu sama lain.
Dan di antara semua ketenangan itu, aku baru sadar aku udah jatuh. Bukan karena dia sempurna, tapi karena bersamanya, semuanya terasa lebih nyata.
Mungkin begini rasanya hidup di bawah pesonanya.