Reyyydinaaaaa
- Reads 1,200
- Votes 97
- Parts 8
"Kau bukan lagi manusia, Alin. Kau adalah mahakarya tertinggiku. Dan seorang seniman tidak akan pernah membiarkan karyanya disentuh oleh tangan lain."
Halilintar Raefan (Alin) adalah seorang pelukis muda jenius yang dunianya hancur dalam semalam ketika ayahnya menjadikannya jaminan hutang kepada keluarga Mahendra. Alin berpikir ia hanya akan menjadi pelayan, namun ia salah
besar. Ia jatuh ke tangan Taufan Areksa Mahendra, sang ahli waris takhta mafia yang memiliki obsesi gelap terhadap segala sesuatu yang indah.
Bagi Taufan, Alin bukanlah manusia yang punya hak untuk bebas. Alin adalah kanvas hidup.
Dalam Sangkar Emas yang dibangun Taufan, Alin dipaksa menyerahkan segalanya: suaranya, mimpinya, bahkan identitasnya. Taufan menandai tubuh Alin dengan tinta yang tak bisa dihapus dan "menghajarnya" dengan gairah yang brutal setiap kali Alin mencoba melarikan diri atau sekadar menatap langit.
Ini bukan tentang cinta yang manis. Ini adalah tentang Seni Obsesi. Di mana setiap rintihan Alin adalah musik bagi Taufan, dan setiap tetes air mata Alin adalah cat yang mewarnai kegilaan sang mafia.
Saat Alin mulai kehilangan kewarasannya, ia harus memilih: Menjadi boneka abadi di bawah kendali Taufan, atau menghancurkan dirinya sendiri agar sang seniman tidak lagi memiliki apa pun untuk dicintai.
⚠️WARNING⚠️
BANYAK ADEGAN KEKERASAN
PERUSAK MENTAL
🔞
USAHAKAN YANG MEMBACA DIATAS 16+
ANAK KECIL DILARANG
PUNYA MENTAL LEMAH JANGAN DIBACA
HAPPY READING