DeathForYou
- Reads 908
- Votes 315
- Parts 11
Malam itu, seorang anak kecil terkunci dalam kegelapan. Dari celah papan kayu, ia menyaksikan ibunya dipukuli sampai mati.
Anak itu tidak berteriak, tidak menangis.
Ia hanya tersenyum.
Namanya Dimas, sejak malam itu, ia tidak lagi sekadar manusia.
Siang hari ia berjalan seperti orang biasa. Ramah, sederhana, tak mencurigakan.
Tapi ketika gelap turun, ia menjadi bayangan yang lapar.
Setiap korban adalah pengganti ibunya. Setiap tetes darah adalah doa untuk trauma yang tak pernah sembuh.
Written By: Anamyaa
©️DeathWrittes_Us - 2025