u h u y
5 story
Detoksifikasi Dopamin dalam Lima Babak بقلم kahawah
kahawah
  • WpView
    مقروء 97,368
  • WpVote
    صوت 21,985
  • WpPart
    أجزاء 42
[novel] • telah tamat pada 10/01/21 Gelora menyadari bahwa ketika jatuh cinta, otaknya memproduksi dopamin dalam jumlah berlebih yang membuatnya ingin selalu bersama Awan-pria yang ia jatuh cinta padanya. Namun, jatuh cinta pada Awan adalah bencana. Maka sebab itu, Gelora berusaha untuk menghentikan perasaanya dengan cara detoksifikasi dopamin. sumber ilustrasi: pinterest copyright © 2020 by kahawah
Pedar بقلم mikokoi
mikokoi
  • WpView
    مقروء 126,988
  • WpVote
    صوت 8,443
  • WpPart
    أجزاء 100
[puisi] pe.dar /pêdar/ a getir a tengik (tentang rasa dan bau) a ki kesal hati: -- hati ©2017 sampul: @Hiyoki_
SINCERELY (Completed) بقلم felisurya
felisurya
  • WpView
    مقروء 466,352
  • WpVote
    صوت 44,776
  • WpPart
    أجزاء 36
Di setiap keluarga, pasti ada saja satu orang yang dilabeli pecundang dan satu lagi yang menjadi everybody's darling. Pecundang itu adalah Laura, cucu pertama, dan everybody's darling adalah Aimee, cucu terakhir. Laura berusaha sebisa mungkin untuk tidak berurusan dengan Aimee, tetapi Aimee kerap muncul dalam kehidupannya, secara halus 'meneror' Laura tentang kesalahannya di masa lalu yang ternyata bertautan dengan trauma rekan kerjanya yang berisik, Ergi.
Pergi بقلم expellianmus
expellianmus
  • WpView
    مقروء 119,200
  • WpVote
    صوت 14,641
  • WpPart
    أجزاء 6
Orang bilang, nama adalah doa. Tapi mana ada orangtua yang menamai anaknya sendiri dari tahapan pembentukan urin? Ya, orangtua Rea menamakan anaknya berdasarkan proses reabsorpsi. Mereka dokter, kalau belum jelas. Rea yakin, kalau ia punya kakak laki-laki, namanya pasti Tra--dari Filtrasi. Sayangnya, dia tidak punya kakak laki-laki. Sampai suatu hari, dia datang. Yah, walaupun namanya bukan Tra. [kolaborasi dengan @kontradiksi] #9 in Short Story [13/06/16]
Pulang بقلم kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    مقروء 69,658
  • WpVote
    صوت 9,838
  • WpPart
    أجزاء 6
Orang bilang, nama adalah doa. Menamakan seorang anak Satria berarti mendoakan anak itu menjadi gagah dan berani. Tapi Satria sama sekali tidak berani. Apalagi gagah. Setelah rentetan peristiwa yang terjadi dua tahun silam, Satria justru merasa dirinya pecundang paling besar di dunia. Terutama sejak ia melihat Laras hidup kembali. [kolaborasi dengan @expellianmus]