Iris.
7 stories
Ke Sekolah Bawa BAYI!? [Marhoon] √ by dagingwahyu
dagingwahyu
  • WpView
    Reads 11,706
  • WpVote
    Votes 1,427
  • WpPart
    Parts 17
Bagi Kian, bertahan hidup di SMA Pelita Bangsa sambil menggendong adiknya yang masih balita sudah seperti neraka terutama karena Arga, sang kapten basket yang tak pernah lelah merundungnya. ​Demi susu sang adik, Kian terpaksa mengambil kerja paruh waktu sebagai ART di sebuah rumah mewah. Namun, malam pertamanya bekerja berubah menjadi horor saat pintu depan terbuka, menampilkan sosok yang paling ingin ia hindari. ​Tinggal satu atap dengan musuh terbesarnya, Kian mengira hidupnya tamat. Tapi taruhan sebenarnya baru saja dimulai ketika rahasia demi rahasia perlahan terbongkar. ​Akankah rumah ini menjadi penyelamat, atau justru menjebak Kian dalam badai yang lebih besar?
EX? [Marhoon] by raarunikaa
raarunikaa
  • WpView
    Reads 6,394
  • WpVote
    Votes 887
  • WpPart
    Parts 17
Tidak semua hubungan yang berjalan lama berakhir dengan kebersamaan. Terkadang, cinta diuji oleh hilangnya kepercayaan dan pengertian yang perlahan memudar. Marcel dan Jena memilih mengakhiri kisah mereka, meninggalkan luka yang belum sempat sembuh. Namun, jika takdir kembali mempersatukan mereka, akankah mereka saling menggenggam lagi, atau memilih menjadi asing untuk selamanya? Fiksi | BxB | Boyslove ── raa
[✓] REMAJA || KEONHOON by nadess_zii
nadess_zii
  • WpView
    Reads 6,855
  • WpVote
    Votes 812
  • WpPart
    Parts 14
Bagi Biru Arkananta, masa SMA hanyalah rutinitas untuk mencapai universitas bergengsi. Baginya, lirik lagu "Remaja" yang sering diputar di kantin hanyalah bualan manis tanpa makna. Sampai akhirnya, ia dipasangkan dengan Jingga Syailendra dalam proyek akhir semester bertema "Nostalgia". ​Jingga, dengan kamera analog dan senyumnya yang tidak bisa ditebak, menyeret Biru ke tempat-tempat yang tak pernah ia datangi: atap gedung saat matahari terbenam, toko kaset tua, hingga duduk berdua di bawah rintik hujan. Di tengah hiruk-pikuk tugas sekolah, Biru mulai melihat "warna" dalam hidupnya yang selama ini hanya monokrom. ​Namun, saat perasaan mulai tumbuh lebih dalam dari sekadar rekan proyek, mereka dihadapkan pada ekspektasi keluarga dan ketakutan akan masa depan. Di masa remaja yang singkat ini, apakah Biru dan Jingga bisa mempertahankan melodi yang sama, ataukah mereka hanya akan menjadi kenangan yang tersimpan dalam kapsul waktu?
Wellcome to Hell, Jevanna. by 3strikesz
3strikesz
  • WpView
    Reads 19,966
  • WpVote
    Votes 2,283
  • WpPart
    Parts 16
- 。⁠.゚⁠🍎+⁠ 주 Jju Centric. ⁠'⁠๑♫ Jevanna pikir semuanya akan berjalan normal seperti sebelumnya. Namun ternyata ia salah. ⚠️ Brothership, slightly BxB ⚠️