strawberryminii
Selamat datang di cerita ku..
🦋FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA🦋
Ini tentang anak perempuan yang hidup, tapi berkali-kali di matikan. Anak perempuan yang menangis di setiap malamnya. Anak perempuan yang gagal menjadi dirinya sendiri dan anak perempuan yang gagal menemukan apa definisi bahagia.
Merasa selalu disalahkan dan merasa tidak di dengarkan. Terkadang tanpa sadar, ucapan orangtua lah yang membuat anaknya patah semangat.
Capek ya selalu merasa diposisi yang selalu disalahkan? Pernah denger, orang tua bilang begini "udah susah-susah dilahirin, susah-susah digedein tapi blablabla" hanya karena kita tidak sesuai ekspektasi mereka.
Sering kali, kita dibuat berhutang nyawa dengan mereka. Padahal, memiliki seseorang anak ya pilihan mereka. Kenapa jadi anak yang disalah-salahkan? Bahkan tidak jarang, mereka berkata bahwa mereka menginginkan kita mati.
Meskipun hidup ditengah-tengah keluarga yang sama sekali tidak menginginkan kehadiran nya, gadis malang itu mulai menemukan setitik harapan untuk bahagia pada diri lelaki baik yang selalu berada di sisi nya, selalu menjadi tameng kuat untuk nya disaat orang-orang datang ingin merusak mental nya.
"Kak, Alesha titip ya?"
"Apa?"
"Kenangan."
"Untuk apa? bukannya kamu masih disini?"
"Berjaga-jaga. Karena manusia bisa saja hilang, tapi kenangan akan tetap tinggal."
Ini cerita dari anak yang memiliki KELUARGA HAMPIR LENGKAP tapi seperti tidak memilikinya.