cheezykiss's Reading List
8 stories
KALA HITAM BERMULA by filiananur_
filiananur_
  • WpView
    Reads 66,140
  • WpVote
    Votes 5,482
  • WpPart
    Parts 27
Gadis yang lahir dan besar di solo, harus pergi ke yogyakarta sendirian untuk menemani sang eyang yang sedang sakit. Sesampainya disana, eyang memberikan sebyah cincin batu juga perhiasan yang lain sebagai hadiah pada cucu tunggalnya, gadis itu pun tidur di pangkuan eyang dengan alunan tembang yang dinyanyikan eyangnya. Tak disangka, ketika gadis itu terbangun, hutan menyapa netranya. Dirinya terlempar ke masa lalu di era singhasari. Tak sampai disana, dirinya juga beralih menjadi seorang istri dari Pangeran Anusapati. Wanita yang tak pernah tercatat dalam sejarah, membuat gadis itu berfikir alasan mengapa dirinya kembali ke masa lalu, dua tahun tepat sebelum kematian Pangeran Anusapati terjadi di tangan Apanji Tohjaya.
Wish Upon A Star by merionayates
merionayates
  • WpView
    Reads 211,615
  • WpVote
    Votes 29,390
  • WpPart
    Parts 199
Y/N, seorang Potterhead garis keras tersedot ke dalam seri buku favoritnya, dan diberi identitas baru, dia menjalani semua petualangan yang dia impikan dan bahkan lebih. ©2020 Emekasign Alih bahasa oleh merionayates
DIBALIK JERITAN TIRAI SUDRA by filiananur_
filiananur_
  • WpView
    Reads 3,142
  • WpVote
    Votes 320
  • WpPart
    Parts 18
Alam, menolak dengan lantang untuk menggantikan pamannya menjadi bupati Rampoh. Sistem yang mengharuskan para keturunan berdarah kerajaan agar menjadi pemimpin daerah untuk mengendalikan rakyat tanpa tau bahwa para keturunan ksatria tengah menjadi alat bagi para penjajah untuk menghasilkan uang. Pajak yang mencekik rakyat Rampoh, membuat Alam muak. Isu yang membuatnya turun tangan langsung untuk menyelidiki siapa yang hendak menggulingkan nama pamannya. Bersama seorang wanita asing, wanita dengan selendang dan caping yang terus menutupi wajahnya. Menentang maut, untuk keadilan para sudra.
Loving Like The Sun by elviranatali
elviranatali
  • WpView
    Reads 284,166
  • WpVote
    Votes 16,841
  • WpPart
    Parts 64
Kristal hanya ingin hidup seperti remaja lainnya-bebas, tertawa, dan mencintai. Tapi alergi dingin dan bayang-bayang masa lalu menjebaknya dalam dunia yang sempit. Ibunya terlalu protektif. Mimpinya terlalu jauh. Hidupnya terlalu sunyi. Lalu datang Elvaro. Cowok menyebalkan, penuh masalah, tapi punya satu hal yang tak bisa Kristal tolak: cahaya. Terjebak dalam proyek podcast kampus, mereka terpaksa berbagi waktu, ruang, dan cerita. Lambat laun, Kristal menyadari... bahwa terkadang, matahari bisa menyinari bahkan dari balik awan luka. Namun, saat hatinya mulai hangat, masa lalu pun ikut mendekat. Elvaro menyimpan rahasia besar-yang bisa meruntuhkan semua yang Kristal bangun dengan susah payah. Dan kini, di titik perpisahan dan pilihan... Kristal harus belajar mencintai, bukan dengan rasa takut, tapi seperti matahari: hangat, tulus, dan tetap bersinar-meski segalanya belum pasti.
Kita Butuh Kapasitas Semesta by chocotwister
chocotwister
  • WpView
    Reads 531,659
  • WpVote
    Votes 80,394
  • WpPart
    Parts 28
SPIN-OFF A+ | TERSEDIA DI GRAMEDIA Ale pikir Jakarta sudah mencuri cukup banyak hal darinya, sampai hari itu ponselnya hilang di kantor polisi. Muak karena aparat tidak becus, Ale turun tangan memburu si pencuri. Tentu saja Kenan, sahabat seumur hidupnya, tidak membiarkan gadis itu berangkat sendiri. Perburuan mereka sampai ke pinggir rel kereta api yang sudah lama tidak dilintasi. Di antara palang melintang, suara adzan, dan bocah-bocah berlarian, Ale menemukan semesta yang jauh berbeda dari miliknya. Pada sebuah kontrakan tiga petak, mereka menemukan si pencuri. Bersembunyi di balik tiga perasaan yang saling membohongi. Ale, Kenan, dan Bas. Dalam semestanya sendiri. [c] 2022 a spin-off of "A+"
KARSA ✔ by ElAlicia
ElAlicia
  • WpView
    Reads 1,741,783
  • WpVote
    Votes 79,858
  • WpPart
    Parts 13
Pemenang Wattys 2021 kategori Historical Fiction Tamat May contain mature scenes kar·sa -n- daya (kekuatan) jiwa yang mendorong makhluk hidup untuk berkehendak; kehendak; niat Raden Ajeng Anjani hanyalah gadis sederhana yang menginginkan kehidupan yang sederhana juga, yaitu bebas. Ia tidak ingin dipingit. Ia tidak ingin mengikuti tata krama yang mengikat. Ia tidak ingin dipaksa menikah. Ia tidak ingin berjalan berjongkok -karena kakinya mudah kram. Ia tidak ingin menjahit. Ia tidak ingin belajar menjadi istri yang baik -karena pada akhirnya, ia tahu akan dimadu juga. Dan yang terakhir, ia tidak ingin terlahir menjadi wanita. Karena wanita hanyalah mahkluk tanpa karsa. Raden Mas Adipati Reksanegara Wiryadiningrat adalah pria yang sederhana dan menginginkan sesuatu yang sederhana juga, yaitu menjadikan Raden Ajeng Anjani sebagai istrinya. Ini adalah sebuah kisah cinta sederhana yang diwarnai perjuangan di era kolonial. Buku sejarah selalu menceritakan kekejaman penjajah di masa kolonialisme, namun jarang ada yang menceritakan kisah cinta klasik. Maka, biarlah cerita ini yang menceritakannya padamu. *** Fiksi sejarah Indonesia All rights reserved Desember 2020, ElAlicia End 16 September 2021
ARTHEMYTH : The wolf, The curse, and The tears. by urcykablyat
urcykablyat
  • WpView
    Reads 63,846
  • WpVote
    Votes 6,057
  • WpPart
    Parts 57
Tidak ada yang benar-benar hilang di hutan itu. Hanya tertelan. Dan menunggu ditemukan lagi dalam bentuk yang tak sama. Mereka bilang, setiap beberapa dekade, hutan membuka matanya. Ia lapar, menuntut upeti. Tapi bukan daging yang ia inginkan. Bukan tulang. Yang ia inginkan adalah sesuatu yang lebih lembut. Lebih hangat. Sesuatu yang masih bisa menjerit. Anak-anak. Gadis-gadis kecil. Anak laki-laki yang belum sempat bermimpi. Dan selalu ada seorang ibu. Seorang yang cukup hancur untuk menyerah. Cukup lelah untuk percaya bahwa mengorbankan satu bisa menyelamatkan yang lain. Cukup bodoh... atau cukup tahu, bahwa menolak berarti kehilangan semuanya. Mereka menyebutnya dongeng. Legenda tua untuk menakuti anak-anak. Tapi mereka lupa sesuatu yang penting. Dongeng tidak pernah lahir dari ketiadaan. Dongeng... adalah jejak darah yang disamarkan dengan puisi. Dan malam ini, seekor kambing hitam berjalan melewati pintu yang terbuka. Ia menoleh ke si ibu, dan berbisik: "Sudah waktunya."