talandcelo
- Reads 548
- Votes 507
- Parts 35
Ada luka yang bisa sembuh dengan pelukan. Ada pula luka yang hanya bisa dipendam dalam diam.
Veliora termasuk orang yang memilih pilihan kedua. Ia terbiasa menyimpan setiap kecewa, setiap amarah, dan setiap air mata di balik senyum yang perlahan mulai menghilang. Bukan karena ia kuat, melainkan karena tak lagi tahu kepada siapa harus bersandar.
Hari demi hari, sesak itu terus bertambah. Hingga tanpa ia sadari, hatinya mulai lelah menanggung semuanya sendirian.