Se_Young-ja
- OKUNANLAR 14
- Oylar 6
- Bölümler 5
"Bagi dunia, Ia adalah akhir dari segalanya. Bagi Caspian, Ia adalah satu-satunya alasan untuk bernapas."
.
.
.
.
.
.
.
.
Selama ribuan tahun, Aethelgard, Dewa Penataan Kembali dan Kehancuran, memerintah dari singgasana surgawinya dengan kedinginan yang mutlak. Baginya, kehidupan manusia hanyalah debu yang berisik-hingga ia menemukan satu frekuensi doa yang berbeda. Sebuah doa yang tidak meminta berkah, melainkan menawarkan penyerahan diri yang total dan gila.
Di puncak Gunung Orizon yang membeku, berdiri sebuah katedral kuarsa yang dijaga oleh Caspian. Sebagai Imam Agung terakhir dari kultus yang terlupakan, Caspian telah membuang kemanusiaannya demi satu tujuan, menjadi wadah suci bagi Dewanya. Ia membantai siapa pun yang lancang mendekati gerbangnya, menyucikan lantai marmer dengan darah dan air mata, serta menghabiskan malam-malam dinginnya hanya dengan membisikkan nama sang Dewa ke dalam kehampaan.
Terusik oleh obsesi yang begitu murni, Aethelgard akhirnya turun-bukan untuk menyelamatkan dunia, melainkan untuk mengklaim anjing setianya. Dalam isolasi suci di atas awan, dimulailah sebuah hubungan domestik yang ganjil namun manis antara sang Dewa yang manipulatif dan pengikut-Nya yang masokistik.
.
.
.
.
"Biarkan dunia membenciku, asalkan Engkau melihatku. Karena jika Engkau adalah neraka, maka aku akan menjadi api yang membakarnya." - Caspian.
"Kau adalah kegilaan paling indah yang pernah kutemukan di antara jutaan bintang yang membosankan." - Aethelgard.
Warning!
ini BL jangan salah lapak, homophobic
menjauh.
Protagonis adalah seme!