sarajevo312
- Reads 3,778
- Votes 357
- Parts 20
Astereon zarael morfeth
diumur 7 tahun, hal yg paling ia ingat adalah wajah pengawal ayahnya yg menurunkannya dari kereta kuda didepan orphanage , pria berpakaian khas petinggi prajurit itu tanpa banyak kata langsung memeluknya erat.
Meski tak memberikan aster penjelasan apapun atau bahkan mengucapkan kalimat perpisahan, tapi wajah pria itu sudah mengatakan segalanya, ia menyesal tapi tidak berhak melawan.
Keputusan tuan besar yg menyesakkan tidak bisa dibantah oleh siapapun, apalagi hanya oleh seseorang seperti nya,pada tuan kecil yg mengorbankan masa kecilnya.
"Jangan sedih caspi, papa bilang besok atau lusa aster akan dijemput, kakak yg akan jemput sama jemput ester juga, iya kan??"
Sayangnya,kata yg sangat ia yakini dan ucapkan dengan tanpa ragu-ragu itu adalah harapan pertama dalam hidup nya yg hancur lebur.
Nyatanya sampai sekarang, papa nya tidak pernah menjemput nya, apakah mereka lupa padanya?? Bagaimana dengan ester? Kembaran nya, apakah saudara nya itu dijemput juga?