We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Indrariaaaa's Reading List
3 stories
The Coffee After Morning by madamekaii
madamekaii
  • WpView
    Reads 13,179,365
  • WpVote
    Votes 905,878
  • WpPart
    Parts 73
Bagi Mika, Aksara adalah dompet berjalan. Sementara bagi Aksara, Mika adalah kekacauan. Mulanya pernikahan mereka hanya sederhana, tanpa cinta, tanpa janji manis, hanya kesepakatan di atas kertas. Aksara yang terlalu logis untuk memercayai perasaan. Sementara Mika yang terlalu manja untuk benar-benar peduli pada cinta. Sampai segalanya mulai bertabrakan. Surat kontrak yang rasanya ingin Mika musnahkan, juga perasaan tak masuk akal yang coba Aksara sangkal. Mika mencoba percaya bahwa kehilangan Aksara adalah kehilangan harta karunnya. Sementara Aksara, mencoba sekerasnya tidak menghendaki Mika masuk lebih dalam ke dalam hidupnya.
Touchpoints by imhana10
imhana10
  • WpView
    Reads 3,309,824
  • WpVote
    Votes 260,945
  • WpPart
    Parts 87
Enemy turns into friend? Or maybe a lover? Siapa yang bisa menebak? Hari-hari Airi, F30, sebagai PM (Project Manager) salah satu aplikasi yang sedang dikembangkan oleh perusahaan plat merah sudah cukup meriah. Dengan deadline, source code, bug errors, dan tim Developer yang berisik. Tapi semakin seru ketika seorang Ranu, M30, Manager baru dari tim CX (Customer Xperience) menunjukkan di mana letak kesalahan fatal dari aplikasi yang dibuat oleh tim Airi. Airi yang keras kepala dan Ranu yang kaku membuat diskusi alot antara dua tim yang seharusnya saling membantu. Apakah mereka bisa bekerja sama atau tetap menabuh genderang perang setiap bertemu di ruang rapat? Cover made by freepik and canva.
Lost Spark by sourcesmiles
sourcesmiles
  • WpView
    Reads 770,254
  • WpVote
    Votes 82,629
  • WpPart
    Parts 27
Pernikahan yang terjalin selama lima tahun berakhir dengan satu kesimpulan paling sederhana. Nyala yang menaungi telah padam. Erlangga Sadewa Hadipranoto percaya jika segalanya memang telah redup. Sementara bagi Kiara Raihanun Sastira, nyala yang menaungi tak lagi cukup. Setidaknya itulah yang mereka yakini. Sama-sama percaya bahwa percikan itu telah hilang. Bahwa semuanya telah usai. Meredup. Padam. Pergi. Yang tak mereka sadari, ada sesuatu yang tak pernah mereka bicarakan. Seumpama retak yang tak pernah diklarifikasi. Namun jika sebuah kesempatan datang dan kembali mempertemukan, akankah mereka berani kembali menempuh jalan untuk memperbaiki nyala yang mungkin tak pernah benar-benar padam? Some sparks don't disappear. They wait.