karya_Lily01
- Reads 11,756
- Votes 764
- Parts 10
Murni pemikiran sendiri ⚠️
Hanya fiksi, jangan dibawa serius yaaa
no plagiarism allowed ⚠️
Perjodohan? Kupikir itu hanya ada di novel-novel saja, tapi siapa sangka nasib sial itu terjadi padaku? Terlebih lagi, yang dijodohkan dengan ku adalah ustadz ku, dulu di pondok. Kenapa dunia sempit sekali, aku fikir akan di ratukan sebagai istri, tapi kenyataannya. Aku malah tidak di anggap. Sial sekali.
Zura Asyfa Permata Maharani. Yang kini telah menjadi seorang dokter bedah di sebuah rumah sakit provinsi di kota nya. Menjadi seorang dokter dimana keluarga dalam keadaan pas-pasan sudah menjadi rasa syukur terbesar nya, dapat membahagiakan dan balas budi pada bundanya yang telah berusaha meluluskan sendirian tanpa adanya seorang suami, adalah keinginan terbesar Zura. Ia bahkan berkeinginan, untuk tidak menikah saja, asal dapat membahagiakan bundanya.
Tapi keinginan itu sirna, saat kata 'perjodohan' keluar dari mulut bundanya. Dan gilanya, ia di jodohkan dengan ustadz nya dulu di pondok pesantren! Entah dunia yang sempit atau takdir yang gila. Zura benar-benar tidak habis fikir, apalagi ustadz nya itu pernah ia sukai di pondok, dulu, bagaimana tidak disukai. Tampan begitu.
Rayyan Azhary. Seorang pengusaha sekaligus pemimpin pondok pesantren di Jakarta. Tempramen nya yang sering tidak terkendali membuat siapa saja, akan takut dan segan padanya. Ustadz Azhary, panggilan akrabnya di pesantren tempat ia mengajar, bukan pesantren nya tapi ia ditugaskan untuk mengajar disana selama beberapa tahun. Dan saat akan kembali ke Jakarta, ia malah di jodohkan dengan gadis yang tidak ia kenali. Ia ingin menolak, tapi ancamannya masalah harta warisan, terpaksa ia harus menerima perjodohan yang sama sekali tidak ia duga itu.
"Kenapa, saya harus, menikahi wanita jelek, seperti, kamu?"
"Dia bukan istri, saya, dia hanya dokter pribadi saya."
"Kenapa kamu tidak mengakui, saya sebagai, suami kamu. Zura Asyfa Permata Maharani."