namdosaniu
- Reads 3,654
- Votes 398
- Parts 30
Rumah Nomor 12 bukan sekadar bangunan tua di ujung gang; ia adalah saksi bisu tentang riuhnya kasih sayang dalam dunia yang sunyi.
Di sana ada Malik, sang arsitek tanpa gelar yang sibuk mengubur mimpinya sendiri demi membangun masa depan adik-adiknya. Ia menukar masa mudanya dengan sepasang sepatu, menukar tabungannya dengan biaya kuliah, dan menukar suaranya dengan ketulusan yang tak terucap.
Namun, ketika seorang musisi yang kehilangan arah datang mengetuk pintu hatinya, dan sebuah daftar harapan terakhir mulai ia wujudkan satu per satu, takdir justru menyiapkan skenario lain.
Seberapa jauh seorang kakak sanggup berlari demi melindungi atap rumahnya, sebelum langit memanggilnya pulang?
cr cover : Pinterest