gheyrftion_
Untuk mereka yang masih menatap langit.
Untuk mereka yang masih setia terjaga.
Untuk jiwa-jiwa yang menulis luka dengan lembut,
menyulam kehenungan menjadi puisi,
diam-diam menyelipkan doa dalam setiap titik.
"Semoga yang pergi menemukan terang."
Untuk setiap tangan yang menulis sambil bergetar.
Untuk setiap dada yang berdesir menahan rindu.
Dan untuk setiap hati yang meski pecah,
masih berani mencintai dunia ini sekali lagi.
Dan untuk mereka,
lima bintang yang hidup di antara kalimatku,
Yasha, Satya, Bima, Theo, Kenzie
yang mengajarkan bahwa pulang tak selalu berarti kembali.
Teruntuk setiap pembaca yang menemukan diri mereka di antara baris ini,
semoga kau tahu,
kau tidak pernah benar-benar sendirian di bawah langit.
Maka jika esok cahaya padam,
biarlah kata-kata ini menjadi nyalanya.
Biarlah cerita ini menjadi lagu kecil dari bintang yang terus bersinar,
untuk siapapun yang mesih ingin hidup.
-Tertanda Luka, Atma Shua Arunika-