najibunns
- Reads 1,036
- Votes 178
- Parts 4
Bagi Affan Faisal (Isal), hidup adalah panggung sandiwara. Sebagai "Pangeran Teknik" yang pesonanya tidak pernah gagal memikat wanita, ia selalu bisa mendapatkan apa pun yang ia mau. Hidupnya adalah tentang sorotan, pesta, dan deretan nama yang silih berganti. Baginya, cinta hanyalah permainan mudah yang akan selalu ia menangkan.
Namun, semua itu berubah saat ia menatap Khoirun Najib (Najib).
Najib bukan tipe pria yang bisa dilirik hanya karena wajah tampan atau rayuan maut. Dia adalah si "Bajingan" dari jurusan Teknik Mesin yang pendiam namun memiliki temperamen meledak-ledak. Najib tidak gila wanita; dunianya hanya berputar pada mesin, oli, dan pemberontakan. Jika Isal adalah predator yang tenang, maka Najib adalah api yang siap membakar siapa pun yang mengusiknya.
Isal memulai ini sebagai sebuah taruhan bersama Boy, Reza, Kikik, Tian, dan Alvin. Ia ingin membuktikan bahwa ia mampu menaklukkan Najib, sosok yang bahkan ditakuti oleh Rassel, Dika, Abi, Pipin, dan Dino sekalipun.
Namun, Isal segera menyadari satu hal: menjinakkan bajingan tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Semakin ia mencoba masuk ke dalam hidup Najib yang berantakan, pecicilan, dan liar, semakin ia tersesat dalam pesona pria itu.
"Lu pikir gua bakal jatuh cinta cuma gara-gara rayuan basi lu, Sal? Bangun, dunia bukan tempat buat orang kayak lu main-main," desis Najib dengan tatapan meremehkan.
Isal hanya tersenyum tipis. "Gua nggak main-main lagi, Najib. Gua di sini buat belajar satu hal: seni menjinakkan bajingan kayak lu."
Di tengah bisingnya bengkel dan aroma oli yang pekat, sebuah permainan ego berubah menjadi obsesi yang berbahaya. Bisakah sang penakluk wanita menaklukkan hatinya sendiri pada seorang bajingan yang bahkan tak peduli pada dunia?
[Homophobic? dni]
CERITA INI HANYALAH FIKSI KARANGAN PENULIS BUKAN BERDASARKAN KEJADIAN NYATA.