Me
2 stories
Becoming Mafia's Pet by Y_E_S_S_Y
Y_E_S_S_Y
  • WpView
    Reads 15,876,375
  • WpVote
    Votes 728,794
  • WpPart
    Parts 83
DARK ROMANCE! BACA TRIGGER WARNING DULU SEBELUM BACA INI! Lara selalu merasa diawasi. Ke mana pun dia pergi, dia selalu merasa ada mata yang mengawasinya. Awalnya dia pikir semua ini hanyalah bayangannya saja. Sampai suatu hari. Dia menyadari, kalau dia memiliki stalker. Yang paling mengejutkannya, stalker ini adalah orang terakhir yang dia pikirkan akan menjadi stalkernya. Dan juga orang terakhir yang Lara tidak ingin cari masalah. Karena pria itu... sangat berbahaya. ♦️♦️♦️ Sejak Mark mengenal Lara, dia selalu menghindari gadis itu. Karena gadis itu sepuluh tahun lebih muda darinya, dan dia tidak pernah mengencani gadis yang lebih muda. Sudah dua tahun dia menghindari gadis itu sejak terakhir bertemu di pernikahan sahabatnya. Sekarang, Mark sudah berusia 31 tahun dan Lara baru menginjak 21 tahun. Mark sudah melakukan segala cara untuk meredamkan ketertarikannya yang tidak normal pada gadis itu. Sampai akhirnya, dia tidak bisa menghentikan dirinya lagi untuk tidak mengawasi Lara dari bayang-bayang. Dan semakin hari, keinginan untuk mengikat wanita itu dan menjadikannya peliharaan pun semakin kuat dan tidak bisa tertahankan lagi.... ♦️♦️♦️ Blurb: "Aku tidak mencari istri, little chipmunk," seru Mark. Alis Lara terangkat. "Maka?" Mata Mark menatapnya dengan tatapan gelap. "Aku menginginkan peliharaan." Lara terbatuk, kaget, dan tidak yakin dengan apa yang dia dengar. "Maksudmu, seperti memelihara anjing atau kucing?" Mark tersenyum simpul. "Tidak, memelihara seorang wanita." Lara mematung mendengar itu, tapi hanya butuh beberapa detik untuk membuat tatapannya berubah menjadi tajam. "Dan, berapa banyak peliharaanmu?" Mark memeprhatikan Lara. "Nol, untuk sekarang." Lara hanya mengangkat alisnya. Membuat Mark tersenyum miring. "Kenapa? Apa kau tertarik?"
POSSESSIVE ARSENAL by Caca_781
Caca_781
  • WpView
    Reads 8,269,359
  • WpVote
    Votes 702,544
  • WpPart
    Parts 64
Dia Arsenal, cowok paling possessive yang pernah Acha kenal. Arsen-Pemaksa Acha-Penurut Arsen-Pemberani Acha-Penakut Arsen-Dingin dan Datar Acha-Periang dan Murah Senyum Arsen-Tinggi Acha-Pendek Arsen-Ketua Gangster Acha-Pacarnya Ketua Gangster Arsen-Kejam Acha-Baik Arsen-Mandiri Acha-Manja "Milik gue bakalan selamanya akan menjadi milik gue, kalau ada yang mau ngambil silahkan, tapi jangan salahkan gue kalau lo besok berada dirumah sakit ataupun tinggal nama!" Arsenal. "Kak Arsen" cicit Acha. "Ada apa hm?" tanya Arsen sambil menatap wajah polos gadisnya. "Acha takut" jawab Acha. "Sstt, kakak gak bakalan marah sama kamu" ucap Arsen sambil merengkuh tubuh gadis miliknya. "Sekarang Acha mau apa biar gak takut lagi? Mau mobil, rumah, apart, baju, tas, sepatu, atau Acha mau liburan keluar negeri?" tanya Arsen yang hanya dibalas geleng an oleh gadisnya. "Acha cuman mau ice cream" jawab Acha sambil memainkan jari-jari tangan Arsen. Jawaban gadisnya membuat senyuman Arsen merekah, gadisnya itu berbeda dari wanita lainnya, jika wanita lain yang mendekatinya hanya ingin harta dan ketampananya saja, lain hal nya jika gadisnya, gadisnya hanya ingin ice cream, tidak dengan yang lain. "Ok, kita beli, kamu mau sekalian sama pabriknya?" tanya Arsen. "Emang boleh?" tanya Acha sambil mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Arsen yang lebih tinggi darinya. "Apapun yang kamu inginkan baby" seketika pipi Acha memerah karena mendengarkan kata Arsen. Betapa bahagianya Acha mempunyai pacar seperti Arsen.