erwipriastuti
- Reads 2,640
- Votes 162
- Parts 24
Min Yoongi, seorang mahasiswa senior yang dikenal dingin, datar, dan sulit didekati, harus menerima kenyataan pahit bahwa hidupnya telah diatur termasuk soal cinta. Kedua orang tuanya, Arga dan Laras, menjodohkannya dengan anak dari sahabat lama mereka, seorang pria bernama Park Jimin.
Awalnya, Yoongi menganggap perjodohan itu hanya sebagai kewajiban. Tanpa ekspektasi. Tanpa perasaan. Namun takdir berkata lain.
Pertemuan pertama mereka justru menjadi awal dari sesuatu yang tidak pernah Yoongi rencanakan perasaan yang tumbuh diam-diam, perlahan, namun begitu dalam. Di balik sikap dinginnya, Yoongi ternyata sudah lebih dulu jatuh cinta pada Jimin... bahkan sebelum hubungan mereka benar-benar dimulai.
Park Jimin, sosok manis, lembut, dan terlihat rapuh, menyimpan rahasia besar dalam hidupnya. Sejak usia dua tahun, ia mengidap hemofilia, penyakit langka yang membuat tubuhnya rentan terhadap luka sekecil apa pun. Namun, demi melindungi Jimin dari rasa kasihan dan penolakan, kedua orang tuanya memilih untuk menyembunyikan penyakit itu dari semua orang... termasuk Yoongi.
Di sisi lain, Jimin menjalani perjodohan itu dengan hati penuh keraguan. Ia takut bukan pada Yoongi, tapi pada kenyataan bahwa dirinya tidak "sempurna". Ia takut jika suatu hari nanti, ketika Yoongi mengetahui kebenaran, cinta itu akan berubah menjadi beban.
Di antara jarak, rahasia, dan perasaan yang tak terucap, hubungan mereka mulai terjalin... perlahan namun pasti. Tatapan yang awalnya dingin berubah menjadi perhatian. Sikap acuh berubah menjadi perlindungan. Dan tanpa mereka sadari, keduanya telah terjebak dalam perasaan yang terlalu dalam untuk ditinggalkan.
Namun, cinta yang tumbuh di atas rahasia... tidak akan pernah benar-benar aman.
Apa yang akan terjadi ketika Yoongi akhirnya mengetahui kebenaran tentang Jimin? Akankah cinta itu tetap bertahan...atau justru hancur karena kenyataan yang terlalu menyakitkan?
"Aku mencintaimu... bahkan sebelum aku tahu seberapa rapuhnya kamu."Min Yoongi