amandalyaprilia
Bagaimana bila peran dibalik? Bagaimana bila negeri ini dipimpin oleh sosok yang terlihat lembut namun berhati baja? Apakah Nusantara akan menjadi lebih baik?
Kampanye boleh berakhir.
Pemilu boleh datang dan pergi.
Sejarah boleh mencatat mereka dengan berbagai tafsir.
Namun di balik biru langit dan gemuruh politik, ada cinta yang tidak pernah benar-benar terpisah-cinta yang bertahan bukan karena tidak diuji, tetapi karena tidak pernah berhenti memilih untuk kembali.
Saktika Hendiana Hariani, sang Presiden terpilih dan Prabu Suardana Djojonegoro, sang Perwakilan Rakyat yang akan melenggang di Parlemen, mereka selalu berdampingan, bukan sebagai simbol dua keluarga besar yang pernah berseberangan, bukan sebagai calon presiden dan calon legislator.
Melainkan sebagai Tika dan Mas Prab.
Sebagai dua hati yang sejak lama telah memutuskan:
Apa pun yang terjadi di panggung besar bernama negeri ini,
mereka akan tetap pulang satu sama lain.