Daftar Bacaan linz-weixz
15 historias
Silent Child por pretty_nca
pretty_nca
  • WpView
    Lecturas 299
  • WpVote
    Votos 60
  • WpPart
    Partes 6
Susah mendeskripsikan intinya mengandung bawang. Keluarga terpandang yang memiliki marga Mahendra. UTUH tapi TIDAK selalu CEMARA. >>Arjuna Mahendra As ayah >>Maria Selena Mahendra As bunda >>Harsa Rajendra Mahendra As Boboiboy halilintar >>Aicen Sagara Mahendra As Boboiboy ice
The Price of Rewind (BoBoiBoy) [END] por _ayeeeeee_
_ayeeeeee_
  • WpView
    Lecturas 2,949
  • WpVote
    Votos 509
  • WpPart
    Partes 24
"Ice Kastara Ardhyaksa?" tanya seorang polisi, memastikan. Ice hanya mengangguk lemas, memandang kosong polisi di depannya. "Panggil saja Tara" ujarnya. "Baiklah, Tara, bisa ceritakan apa yang terjadi hari itu?" . . "Blaze Kalingga Ardhyaksa? Dan itu terakhir kali kamu melihat kakak kembarmu masih hidup?" tanya polisi itu. Ice mengangguk. "Bagaimana dengan saudaramu yang lain?" tanya polisi itu lagi. "Thorn Wilasa Ardhyaksa, Solar Wirasena Ardhyaksa, Taufan Nalendra Ardhyaksa, dan Gempa Nareswara Ardhyaksa" polisi itu memastikan. Ice hanya mengangguk dalam diam, itu adalah percakapan terakhirnya dengan kakak dan adiknya, sebelum akhirnya Ia menemukan jasad mereka. . . "Saat itulah kamu menemukan mayat kelima saudaramu?"tanya sang polisi. Ice mulai bergetar mengingat kembali darah dan seluruh tubuh yang tergeletak di dekat meja makan tempat mereka selalu berkumpul setiap harinya. . . "Bisa ceritakan lebih lanjut tentang kakak sulungmu?" pinta polisi itu sehalus mungkin, "Halilintar Nararya Ardhyaksa". . . "....eh?" . . "Aku akan menawarkan sesuatu yang menarik bagimu" suara itu berkata kembali, "Akan ku putar waktu sebelum tragedi ini terjadi, sisanya tergantung usahamu sendiri" suara itu melanjutkan. "Apa yang kau inginkan sebagai gantinya?" tanya Ice, tidak ada yang gratis, Ia paham betul itu. Tidak ada yang gratis . . "Semoga beruntung, kontraktor" semuanya jadi hitam.
Haeloriel  por aeraxiee
aeraxiee
  • WpView
    Lecturas 2,036
  • WpVote
    Votos 297
  • WpPart
    Partes 5
"Lion dan pemuda-pemuda tersesat," ucap Geriel kala itu, padahal dirinya sendiri adalah salah satu dari orang-orang tersesat yang di sebutkannya. Mereka menyebutnya rumah terhangat, rumah yang tak akan pernah bisa di dapatkan di mana pun itu. Bertemu tanpa sengaja, mengenal setelah bicara. Haelion Rain Zaviar, terpaksa di sekolahkan di luar kota, jauh dari keluarganya hanya karena alasan sepele. Selama setahun hidup dalam sunyi yang menenangkan, namun tenang yang selama ini selalu ia jaga agar tak pergi, lenyap begitu saja setelah kedatangan seseorang yang entah dari mana asalnya. "Nama lo El, kan? Gue Theodore, panggil Theo cakep aja." Tapi sayangnya, Haelion benci ketika seseorang memanggilnya El. Kendati siapa sangka jika keberadaan orang sok akrab itu, membawanya pada rumah yang selama ini ia rindukan. Hingga ia tahu bahwa alasan mereka di sana memiliki cerita-cerita tersendiri. Inilah Haelion, dan dunia yang berputar di sekitarnya. • Bahasa non-baku • Bukan BL
[✔] Ketujuh Pilar por aeraxiee
aeraxiee
  • WpView
    Lecturas 80,050
  • WpVote
    Votos 11,580
  • WpPart
    Partes 74
"Gimana pendapat Ayah kalau ketujuh pilar ini runtuh?". "Pilar-pilar ini nggak akan runtuh, Ayah merasa hal itu tidak akan pernah terjadi.". Namun nyatanya ungkapan itu salah, karena badai mulai datang tanpa ampun. Angin kencang menyelip di celah kepercayaan, hujan deras meresap ke dinding pertahanan, dan guntur menghantam jiwa yang semakin lelah. Satu per satu pilar itu retak, runtuh dengan gemuruh luka. "Ayah, ucapanmu salah. Kini ketujuh pilar ini mulai roboh.". Penasaran seperti apa ceritanya? Yuk, baca aja!
Tujuh Rasa di Meja Makan ✔️ por staikogane
staikogane
  • WpView
    Lecturas 9,246
  • WpVote
    Votos 1,586
  • WpPart
    Partes 23
Mereka bilang, rumah bukan tentang bangunan, melainkan tentang kepada siapa kita kembali. Setelah sepuluh tahun terpisah oleh dinding ego dan pilihan orang tua, tujuh bersaudara Atmajaya akhirnya berdiri di bawah satu atap yang sama. Tidak ada lagi faksi, tidak ada lagi persaingan, hanya ada keinginan untuk memperbaiki apa yang telah pecah. Di sebuah rumah tua dengan pohon mangga yang rimbun, Hali, Taufan, Gempa, Blaze, Ice, Thorn, dan Solar mencoba merajut kembali benang-benang persaudaraan mereka yang sempat putus. Namun, di balik tawa di meja makan dan aroma sup yang hangat, ada sebuah janji yang harus mereka tepati. Janji untuk tidak lagi membiarkan salah satu dari mereka tersesat dalam sunyi. Ini adalah kisah tentang mencari jalan pulang. Tentang memaafkan masa lalu, dan tentang menjaga satu nyawa yang menjadi pusat gravitasi mereka semua. Sebab terkadang, kau harus kehilangan segalanya untuk menyadari bahwa apa yang kau cari selama ini... Selalu ada di sampingmu.
Brother In Arms: Collide por OmibtheReal
OmibtheReal
  • WpView
    Lecturas 5,910
  • WpVote
    Votos 557
  • WpPart
    Partes 35
Satu tahun setelah kemenangan dunia dalam mengalahkan organisasi kejam FEAR, akhirnya semuanya kembali damai. Akan tetapi, kedamaian itu tidak akan bertahan lama untuk para pahlawan garis depan, yaitu para Elementals of Freedom. Bukan perdamaian di dunia yang kembali terancam, tapi perdamaian di dalam persaudaraan para Elementals. Seseorang selama ini telah mengawasi para Elementals dari belakang semenjak peristiwa di Pulau Rintis. Dan orang itu sangat iri dengan hidup para Elementals yang sekarang, damai dan bahagia. Oleh karena itu, orang itu berniat memanfaatkan salah satu dari para Elementals untuk kepentingan dan mencapai impiannya tersebut. - - - - - Buku ini adalah buku lanjutan dari Brother In Arms: Ressurection. Kalo reader mau tahu kejadian sebelum buku ini bisa baca buku itu. Kalo engga juga engga apa-apa kok. Fanfic ini mengandung: - Kekerasan - Kata-kata kasar - Adegan sadis - Dll. Fanfic ini tidak ada unsur kekuatan super tiap elementals. Karakter-karakter yang ada, sebagian besar milik MONSTA, author hanya meminjam. \\EXPECT SLOW UPDATE//
Two Birds ✔️ por staikogane
staikogane
  • WpView
    Lecturas 645
  • WpVote
    Votos 136
  • WpPart
    Partes 4
Dua bersaudara, satu janji, dan sebuah kabel yang mulai bergetar. Taufan adalah burung yang baru saja menemukan kekuatan sayapnya. Ia ingin terbang tinggi, membawa Ice bersamanya melihat dunia yang selama ini ia lewatkan karena sakit. Namun, Ice adalah burung yang sayapnya terasa berat sejak awal. Terbiasa mengalah dan menekan ego demi kebahagiaan keluarga, Ice memilih diam meski setiap kepakan sayapnya terasa menyiksa. Ini adalah kisah tentang mereka yang dipaksa dewasa oleh keadaan, tentang suara yang tak terdengar, dan tentang sebuah janji yang mungkin takkan pernah bisa ditepati. ••• All Characters belongs to Monsta This is a fanficion written by Staikogane
ATLAS [END] por rzleareinn
rzleareinn
  • WpView
    Lecturas 234,691
  • WpVote
    Votos 24,506
  • WpPart
    Partes 45
Dalam mitologi Yunani, Atlas adalah seorang Titan yang dihukum oleh Zeus untuk menopang langit di pundaknya selamanya. Namanya melambangkan ketahanan, kesabaran, dan kepasrahan pada takdir. Namun, bagaimana jika beban itu tidak hanya berupa langit, tetapi juga keluarga, tanggung jawab, dan perasaan yang sulit diungkapkan? Ini adalah sepenggal kisah tentang Halilintar Rajendra Auriga dan saudara-saudaranya-tentang cinta, beban, dan perjuangan mereka menghadapi kehidupan. Start : 06 Agustus 2023 End : 22 Desember 2024
Jeda di Balik Jendela  por staikogane
staikogane
  • WpView
    Lecturas 1,652
  • WpVote
    Votos 276
  • WpPart
    Partes 10
Kasih sayang tidak hanya datang lewat pelukan atau kalimat puitis, bisa juga lewat debat kusir soal handuk basah di atas kasur. Kenalin Halilintar, abang paling kaku se-Pulau Rintis yang profesinya auditor. Dunianya cuma isinya angka, logika, dan gimana cara audit jatah cilok adiknya jadi nol rupiah kalau nggak mau bangun pagi. Sifatnya sedatar tembok semen yang belum kering, tapi urusan jagain adek, dia nomor satu, meski caranya agak bikin darah tinggi. Lalu ada Ice, duta hibernasi internasional yang lebih memilih jadi fosil daripada harus menghadapi realita sebelum jam sepuluh pagi. Hobinya cuma dua, tidur dan nongkrong bareng sirkel nya di pengkolan Pulau Rintis sepulang sekolah. Baginya, bangun tidur itu musibah, dan tidur lagi adalah anugerah terindah. Bersama keriuhan gerobak cilok Taufan, bacotan aesthetic Solar yang nembus batas kewarasan, dan Gempa si anak tunggal yang pusing jadi dinas sosial buat temen-temennya yang dongo, cerita ini adalah tentang keseharian mereka yang ajaib. Satu hal yang pasti, kebahagiaan itu nggak butuh audit yang rumit. Cukup dengan memastikan porsi cilok adiknya nggak kekurangan bumbu, dunia udah terasa damai. === Boboiboy belongs to Monsta This is a fanficion written by Staikogane
Penumbra ✔️ por staikogane
staikogane
  • WpView
    Lecturas 715
  • WpVote
    Votos 124
  • WpPart
    Partes 3
"Rumah adalah tempat di mana tehmu selalu hangat, dan Kak Hali selalu ada di sana." Bagi Ice, kebahagiaan itu sederhana. Cukup dengan aroma pembersih lantai jeruk di ruang tengah, suara kunci yang berputar di pukul tujuh malam, dan kehadiran Halilintar yang selalu membawa tenang di tengah badai bernama kehidupan. Meski jarang bicara, Ice tahu selama Hali ada, dunia akan baik-baik saja. Bagi Halilintar, Ice adalah pelabuhannya. Sesibuk apa pun urusan kampus, sesengit apa pun perdebatan dengan teman-temannya, ia selalu ingin pulang. Ia ingin melihat adiknya yang hobi tidur itu meringkuk di sofa, menunggunya dengan secangkir teh melati yang uapnya masih menari-nari. Malam itu, orang tua mereka pergi ke Pulau Rintis. Rumah terasa lebih luas, namun tetap hangat. Ice berjanji akan menyiapkan teh terbaik, dan Hali berjanji akan pulang tepat waktu setelah urusan singkat di kafe dekat kampus. Hanya satu malam. Satu malam untuk mereka saling merindukan. Satu malam untuk membuktikan betapa kuatnya ikatan persaudaraan mereka. Namun, di antara riuh rendah tawa di kafe dan ponsel yang sengaja dijauhkan, Hali lupa satu hal... Hening tidak selalu berarti aman. Hali pulang dengan senyum tipis, membayangkan wajah tenang adiknya. Namun, saat pintu depan terbuka, bukan aroma melati yang menyambutnya. Teh di meja kopi memang masih ada. Namun uapnya sudah hilang, sedingin raga yang kini mematung di ambang pintu. === Boboiboy belongs to Monsta This is a fanfiction written by Staikogane