ZyraJeon_
- Reads 13,782
- Votes 57
- Parts 1
___
Percayakah kalian dengan keberadaan vampir? Mereka tidak bersembunyi di dalam peti mati. Di balik gemerlap kota metropolitan, klan vampir Ashford tetap berkuasa sebagai aristokrat lama yang memegang kendali global. Kekuasaan mereka tak tersentuh, namun keberadaan mereka terikat oleh sebuah perjanjian darah kuno dengan keluarga manusia, keluarga Han.
Aturannya mutlak -- setiap satu generasi, keluarga Han harus menyerahkan satu anak perempuan untuk dinikahkan dengan pewaris Ashford sebagai jaminan kemakmuran mereka.
Seharusnya Rosa, si anak emas, yang pergi. Namun, sebuah pengkhianatan terjadi di malam penyerahan. Demi melindungi putri kesayangan mereka, keluarga Han menukar takdir itu dan mengirim Rose -- si anak "cadangan" yang tak pernah dianggap.
Klan Ashford setuju, namun dengan harga diri yang terluka karena merasa diremehkan oleh manusia.
Kini, Rose dikirim ke kediaman Ashford bukan sebagai pengantin yang dihormati, melainkan sebagai tumbal yang keberadaannya terus direndahkan. Ia menikah dengan Justin Ashford, sang pewaris dingin yang menerima Rose hanya karena kewajiban tradisi sambil membawa amarah karena ia tahu ia diberikan "pilihan kedua".
Rose terjebak dalam pernikahan tanpa cinta, di mana ia harus melayani klan yang membencinya dan keluarga manusia yang mengkhianatinya. Ia tidak berteriak, ia hanya patuh, karena ia sudah terbiasa tidak pernah dipilih.
Namun, bagaimana jika mawar yang terbuang ini justru memiliki duri yang jauh lebih tajam dari yang Justin bayangkan?
Siapa yang sebenarnya lebih haus darah? Vampir yang menuntut janji, atau manusia yang tega menjual anaknya sendiri?
---
⚠️WARNING
Don't copy my story, please!
Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak.
Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani.
Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.