Bluci
5 stories
Hilarious Magnetic by rstory_
rstory_
  • WpView
    Reads 23,716
  • WpVote
    Votes 3,977
  • WpPart
    Parts 41
Terlahir dari keluarga yang penuh kehangatan, Orion Hartanto tumbuh sebagai sosok yang memahami arti kasih sayang. Baginya, cinta adalah hal yang hadir tulus, dan menenangkan, seperti air yang selalu menemukan jalannya. Berbanding terbalik dengan Adeline Darmawan. Hidup dalam keluarga yang terlihat sempurna di mata publik, Adel justru terbiasa dengan kepalsuan. Senyum yang ia tunjukkan, kata-kata yang ia ucapkan, bahkan jalan hidup yang ia pilih, bukankah semuanya sudah diatur. Cinta? Baginya, itu hanya ilusi. Sesuatu yang tidak pernah benar-benar ada di rumahnya. Pertemuan mereka bukanlah kebetulan. Dua dunia yang berbeda. Dua cara pandang tentang cinta.
The Coffee After Morning by madamekaii
madamekaii
  • WpView
    Reads 12,819,890
  • WpVote
    Votes 891,567
  • WpPart
    Parts 73
Bagi Mika, Aksara adalah dompet berjalan. Sementara bagi Aksara, Mika adalah kekacauan. Mulanya pernikahan mereka hanya sederhana, tanpa cinta, tanpa janji manis, hanya kesepakatan di atas kertas. Aksara yang terlalu logis untuk memercayai perasaan. Sementara Mika yang terlalu manja untuk benar-benar peduli pada cinta. Sampai segalanya mulai bertabrakan. Surat kontrak yang rasanya ingin Mika musnahkan, juga perasaan tak masuk akal yang coba Aksara sangkal. Mika mencoba percaya bahwa kehilangan Aksara adalah kehilangan harta karunnya. Sementara Aksara, mencoba sekerasnya tidak menghendaki Mika masuk lebih dalam ke dalam hidupnya.
Marriage For Dummy by moonstarskies
moonstarskies
  • WpView
    Reads 34,188
  • WpVote
    Votes 5,222
  • WpPart
    Parts 16
Dua orang yang tidak tertarik pada hubungan terpaksa menikah karena kehamilan yang tidak mereka rencanakan.
The Way You Break For Me | Bluesy by mooricles
mooricles
  • WpView
    Reads 58,508
  • WpVote
    Votes 8,600
  • WpPart
    Parts 43
Banyak yang menganggap ini adalah sebuah kekacauan besar, sebuah keputusan bodoh yang kian menyeretnya semakin dalam. Sebuah hal tidak terduga yang nyatanya mampu mengantarkannya pada lubang penuh luka yang tidak ada jaminannya akan sembuh sepenuhnya. Tapi siapa sangka? Kekacauan yang mereka berdua buat malah menjadikannya sebagai perantara atas rasa ketergantungan. Bukan harapan atas rasa penuh cinta, bukan pula harapan atas pertolongan. Hanya dua jiwa yang sama-sama hancur , saling berpadu pada luka satu sama lainnya, seolah rasa sakit adalah alasan paling logis untuk tetap tinggal dan menetap.