💤
6 stories
MERAYAKAN KESEDIHAN  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 95,517
  • WpVote
    Votes 9,817
  • WpPart
    Parts 6
[PREVIEW] Sebuah kisah yang ditulis dari sudut pandang raga-raga yang tersisa. Untukmu, untuk raga yang telah pergi. -Copyright, LILPUDU, 2023.
LAUT PASANG 3 by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 12,816
  • WpVote
    Votes 732
  • WpPart
    Parts 2
Tidak ada yang lebih melelahkan dari menjalani hidup layaknya orang mati. Sebab ternyata menjalani kehidupan setelah perpisahan, membuat Apta kehilangan minat untuk menjalani hidup layaknya manusia normal. Yang jika diberikan pilihan antara hidup dan mati, lelaki itu akan memilih opsi kedua. Sebab tidak ada yang namanya ketenangan di dunia, melainkan hanya khayalan semata.
LAUT SEBELUM PASANG by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 19,778
  • WpVote
    Votes 1,325
  • WpPart
    Parts 2
1988 adalah tahun dimana kebahagiaan masih menyelimuti keluarga Purnomo. Tahun dimana Ibu masih ada, sebelum bintang paling terang pergi keperaduannya. Copyright, Lilpudu, 2024.
Laut Pasang, 1994 (SEASON 2) by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 268,248
  • WpVote
    Votes 18,290
  • WpPart
    Parts 7
Karena sejatinya, semua manusia di bumi ini akan saling meninggalkan. Lebih tepatnya, semua tidak kekal. Manusia akan datang dan pergi. Begitu seterusnya. Copyright, -Lilpudu, 2023.
Laut pasang, 1994  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 1,927,476
  • WpVote
    Votes 77,272
  • WpPart
    Parts 14
PART TIDAK LENGKAP. [Sudah dibukukan - Tersedia di Gramedia] Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. 7 raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu 6 tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Copyright- Lilpudu, 2O22.
Dierja Gentala, 1997  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 680,529
  • WpVote
    Votes 47,092
  • WpPart
    Parts 20
[Part Lengkap] Kehilangan kali ini adalah awal dari kerasnya hati dan kepalaku. Aku mendadak bisa menjadi monster yang paling menakutkan sekaligus mematikan untuk anak-anakku. Bahkan di saat mereka masih tak paham bagaimana cara semesta yang keji ini bekerja tanpa sosok ibu di dalamnya. "Nak, kalau bisa, cari saja Bapak yang lain, jangan bertahan dengan sosok Bapak seperti aku." "Bapak mu ini monster yang tidak punya hati." -Lilpudu Copyright, 2O22.