kaelsyoung
- Reads 317
- Votes 81
- Parts 12
"Dulu, dia adalah alasan aku ingin hidup. Sekarang, dia adalah alasan aku menarik pelatuk."
Ahn Yujin pernah percaya bahwa kecerdasannya bisa melampaui sekat kasta. Sebagai mahasiswa terbaik, ia hanya punya satu impian sederhana: masa depan bersama Jang Wonyoung.
Namun, dunia kaum elit tidak mengenal kata "restu". Dalam satu malam yang penuh api dan darah, keluarga Jang menghancurkan hidup Yujin-meratakan rumahnya, menghabisi keluarganya, dan meninggalkan Yujin sebatang kara di tengah puing trauma.
Sepuluh tahun berlalu.
Yujin tidak lagi memegang buku. Ia memegang senjata. Dikenal sebagai pembunuh bayaran paling dingin dan rasional, ia kembali ke Seoul bukan untuk mencari cinta, melainkan untuk menuntaskan dendam.
Namun, target utamanya kali ini bukanlah kepala keluarga Jang yang sombong, melainkan pewaris tahta kerajaan mafia tersebut: Jang Wonyoung.
Wonyoung yang sekarang bukan lagi gadis manis di perpustakaan. Ia adalah ratu yang dingin, dikelilingi oleh perlindungan ketat kakaknya, Gaeul, dan adiknya, Leeseo.
Di bawah pengawasan rekan setimnya, Rei dan Liz, Yujin seharusnya hanya perlu satu peluru untuk mengakhiri semuanya. Tapi saat mata mereka bertemu di balik lensa bidik, Yujin menyadari satu hal yang mengerikan:
Kebenciannya mungkin tak terhingga, tapi cinta yang ia coba bunuh ternyata masih memiliki detak jantung.
[...]
"Kenapa kau tidak menembak, Yujin-ah?"
"Karena membunuhmu terlalu mudah. Aku ingin kau merasakan bagaimana rasanya mati setiap hari, sama seperti yang kulakukan selama sepuluh tahun ini."
Wonyoung tersenyum, melangkah maju hingga ujung pistol Yujin menekan dadanya tepat di posisi jantung.
"Kalau begitu, lakukan. Setidaknya, biarkan aku mati di tangan orang yang paling aku cintai."