riwindwi
- Reads 243
- Votes 37
- Parts 39
Bandung menjadi saksi tumbuhnya delapan anak yang pernah berbagi masa kecil di gang sempit dan mimpi-mimpi sederhana. Mereka adalah 𝗦𝗶𝘀𝗶, 𝗥𝗶𝘀𝗸𝗮, 𝗧𝗶𝗸𝗮, 𝗥𝗲𝗻𝗱𝘆, 𝗗𝗶𝗸𝗮, 𝗥𝗶𝗻𝗶, 𝗥𝗶𝗸𝗮, 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗶𝗻𝗶-delapan warna dengan latar keluarga, pilihan hidup, dan jalan yang tak selalu searah.
Dari bangku sekolah hingga dunia kerja, mereka belajar bahwa hidup tidak berjalan lurus. Ada yang memilih mengabdi sebagai guru, ada yang merawat manusia sebagai tenaga medis, ada yang mengabdi pada negara, membangun bisnis, hingga memimpin dengan tanggung jawab besar. Di antara pencapaian dan kegagalan, jarak dan perpisahan pun tak terelakkan.
Hubungan yang dulu hangat perlahan berubah. Persahabatan diuji oleh waktu, cinta diuji oleh kenyataan, dan mimpi diuji oleh keberanian untuk memilih. Tidak semua kebersamaan berakhir selamanya, namun setiap perpisahan meninggalkan pelajaran yang menumbuhkan.
Di tengah hiruk-pikuk Bandung, delapan anak itu belajar satu hal penting: 𝗯𝗮𝗵𝗮𝗴𝗶𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀 𝘀𝗲𝗿𝗮𝗴𝗮𝗺. Ada yang menemukan kebahagiaan dalam cinta, ada yang menemukannya dalam karier, dan ada pula yang cukup dengan menjadi versi diri yang utuh.
𝗗𝗲𝗹𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗻𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴 adalah kisah tentang tumbuh, merelakan, dan berdamai-tentang bagaimana delapan warna yang berbeda tidak saling menutupi, tetapi justru membuat hidup terlihat lebih utuh.
---