skyndnae's Reading List
3 stories
Our Studio, Our Home by forlovepurple
forlovepurple
  • WpView
    Reads 2,937
  • WpVote
    Votes 527
  • WpPart
    Parts 26
Bagi Juun, studio radio tua itu hanyalah bangunan reyot di atas lahan strategis. Target selanjutnya untuk buldoser. ​Bagi Yuha, studio itu adalah satu-satunya peninggalan kakeknya. Harta karun yang harus diselamatkan dengan cara apa pun. ​Sebuah tugas kuliah memaksa mereka-si arsitek sinis dan si penyiar sentimentil-untuk bekerja sama. Misinya: membuktikan bahwa sebuah kenangan layak untuk diperjuangkan dalam waktu 30 hari. ​Ini bukan kisah cinta pada pandangan pertama. Ini adalah kisah cinta yang dibangun dari perdebatan sengit, secangkir kopi rahasia, dan sebuah siaran radio yang berhasil menemukan frekuensi yang tepat untuk dua hati yang berbeda. Genre: Romance, Slice of Life, Enemies to Lovers, Comedy, College, Heartwarming Disclaimer: Penting untuk diingat bahwa seluruh SIFAT, KEPRIBADIAN, TINDAKAN dan JALAN HIDUP mereka di dalam cerita ini adalah 100% FIKTIF. Cerita ini sama sekali tidak mencerminkan atau berhubungan dengan kehidupan nyata dari individu tersebut. Mohon untuk menjadi pembaca yang bijak.
Misi Ngeluluhin Hati Adek Kelas  by nanaaa_yxxp
nanaaa_yxxp
  • WpView
    Reads 3,396
  • WpVote
    Votes 421
  • WpPart
    Parts 15
Juun gadis yang terkenal karena suka membolos dan suka membuat onar, selalu dapet banyak surat dari BK. Mendadak mulai berubah karena adik kelas yang baru masuk ajaran baru. Bagaimanakah kisah itu berlanjut? akan kah Juun berhasil meluluhkan hati sang adik kelas yang begitu pendiam itu? GxG Juun x Ye-on (Haembbangz) Fanfict/Au
Kanvas Terakhir [Kalgukjju] [END] by Theo_BookLists
Theo_BookLists
  • WpView
    Reads 8,009
  • WpVote
    Votes 1,099
  • WpPart
    Parts 25
[Let me know if there is a typo⚠️] [ No GxG❌] [Genre: Slice of life] Mini Chapter. ••• 🎨 Di atas kanvas putih, segalanya bermula. Sebuah titik. Sebuah goresan. Lalu perlahan, warna-warna bertemu dan bertaut, menciptakan dunia yang tak pernah ada sebelumnya. Baginya, melukis bukan sekadar hobi. Itu adalah cara untuk berbicara saat kata-kata tak lagi sanggup mengungkapkan isi hati. Setiap sapuan kuas adalah bisikan rahasia, setiap warna adalah emosi yang selama ini terpendam. Namun setiap awal selalu membawa akhir. Dan kini, saat kanvas terakhir terbentang di hadapannya, Saat tangan mulai gemetar, saat palet kehilangan warnanya. Ada pertanyaan yang tak bisa dihindari: Jika ini adalah lukisan terakhir, apa yang ingin kau abadikan? • • • [100% fiksi, tidak ada sangkut-pautnya di dunia nyata, harap kebijakan pembaca] Fanfic. #1 hearts2hearts (07/22/25