elenakirana_
Di tengah hamparan dunia yang tersembunyi dari mata fana, berdirilah Kerajaan Peri Alam, tempat sihir tumbuh bersama angin dan cahaya. Ketika Serenya Valoria, penjaga harmoni tertinggi, gugur dalam suatu konspirasi kelam, takhta yang seharusnya damai pun goyah.
Kini, beban itu jatuh ke tangan adiknya-
Lyra Evelisse, peri muda yang lembut namun menyimpan daya yang disebut para tetua sebagai Śakti Pradīpta - kekuatan yang terlahir dari cahaya purba.
Namun kematian Serenya bukan sekadar tragedi. Ia adalah pintu.
Pintu menuju rahasia yang menggetarkan dunia, menautkan takdir Lyra dengan bayangan yang berakar dari Kerajaan Iblis. Di antara fajar dan gelap, antara prakāśa (cahaya) dan tamas (gulung-bayang), sebuah benang takdir memanjang:
benang yang mengikat, memisahkan, dan menuntun.
Ketika arus sihir mulai retak dan dunia merintih, Lyra harus memilih-
menjadi pelindung yang diharapkan, atau menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda dari takdir leluhurnya.
Sebab tidak ada makhluk di dua kerajaan yang dapat melarikan diri dari satu hukum tertua:
Takdir selalu menuntut harga.