blackrosedf
- LECTURES 30,810
- Votes 3,268
- Chapitres 89
Bagi Jefri Athala Lessy, hidup adalah tentang presisi dan logika yang sedingin udara Salatiga. Sebagai mahasiswa Teknik Elektro yang ambisius, ia terbiasa mengendalikan segalanya-termasuk emosinya sendiri. Baginya, Gunung Merbabu yang berdiri kokoh di cakrawala kota adalah cermin dirinya: dingin, tak terjamah, dan mandiri. Namun, seluruh prinsip itu mulai goyah saat ia dipasangkan dengan Leandra Nakadipta dalam sebuah proyek semester yang mengharuskan mereka menembus kabut Kopeng bersama-sama.
Andra adalah matahari yang salah tempat di tengah kota yang sejuk. Pemuda asal Solo yang santai dan penuh tawa ini adalah anomali yang paling dibenci sekaligus diam-diam dikagumi Jefri. Sebagai seorang "gay" yang sudah berdamai dengan dirinya, Andra tahu bahwa menyukai pria sekaku Jefri adalah resep sempurna untuk patah hati. Maka, ia membangun jarak, mencoba bersikap profesional meski detak jantungnya sering kali berkhianat saat mereka harus berbagi kehangatan di balik tebalnya jaket dan aroma kopi seduh.
Namun, Merbabu menjadi saksi bahwa logika tidak selalu menang. Saat kabut mulai menutupi pandangan dan kehadiran orang ketiga memicu api cemburu yang tak masuk akal, Jefri dipaksa menghadapi kenyataan yang selama ini ia tutup rapat. Di antara tanjakan jalanan Salatiga yang curam dan siluet gunung yang bisu, Jefri harus memilih: tetap membeku dalam egonya, atau membiarkan hatinya mencair dalam dekapan hangat seorang Leandra.
Karena terkadang, jarak terjauh bukanlah puncak gunung yang tinggi, melainkan mengakui perasaan yang selama ini dianggap sebagai distraksi.