Petromaxx
- Reads 559
- Votes 135
- Parts 9
"Hai, Bebek," Sapa Oline sambil tersenyum mesra.
"Hai, Sipit," Sahut Erine, gemetar menahan gejolak emosi yang hampir meruntuhkan air matanya.
Mereka berasa dari kekuarga yang saling bersinggungan. Saat masih duduk di bangku sekolah, Guru memisahkan mereka karena Cinta yang lahir prematur.
Setelah dewasa, perpisahan dan perselisihan orangtua menghambat hubungan mereka yang dianggap tak sesuai dengan keinginan orangtua.
"Nggak perduli siapa ayahmu, Rin. Aku akan tetap ikut kemanapun kamu pergi..."
Mampukah Oline menepati janjinya? Mampukah Erine menerima kembali kehadiran Oline setelah bertahun-tahun menghilang?