yangnajiha
- Reads 236
- Votes 56
- Parts 21
Taqiya Zulaikha hidup dalam bayang-bayang trauma sejak kecil. Dalam rumah yang sepatutnya menjadi pelindung, dia hanya mengenal jeritan dan tangan yang menyakitkan. Tekanan demi tekanan menjadikan Zue seorang yang memberontak dalam diam, menyimpan dendam yang tak terluah. Namun dalam hati kecilnya, dia masih menyimpan satu harapan: untuk disayangi, walau hanya sekali.
Irene Guzelya pula lahir dalam keluarga berdarah campuran. Sejak remaja, dia hanyut dalam dunia sosial yang bebas dan berwarna. Dari luar kelihatan riang dan lantang, tapi jiwanya sering sunyi, dihantui soalan demi soalan tentang makna hidup. Satu peristiwa kelam meranapkan segalanya hingga dia hampir menyerah. Dan di ambang putus asa itulah, satu tangan menghulurkan harapan.
Takdir menemukan dua wanita ini bukan di jalan yang selesa, tetapi di titik paling perit dalam hidup masing-masing. Dari luka yang tak berdarah, bermulalah perjalanan mereka mencari Tuhan dan diri sendiri. Namun, harga sebuah syahadah tidak semudah itu. Untuk setiap langkah menuju cahaya, ada air mata, kehilangan, ujian dan cinta yang tak sempat berakar.
Dalam dunia yang sering menghakimi, mampukah mereka kekal teguh atas jalan baru ini? Atau luka lama kembali menarik mereka ke bayangan silam?