Christine_Veline
- GELESEN 1,935
- Stimmen 148
- Teile 10
(Fanfiction)
[Untuk Boruto, tidak ada kata menjadi asing lagi dengan gadis itu dalam list-nya. Tidak sama sekali.]
Kencan buta yang disusun dengan campur tangan sang Bibi, menjadi ajang pertemuan tak terduga dengan mantan kekasihnya yang tidak pernah ia coba lupakan atau move on sama sekali. Kali ini, Boruto tidak akan membiarkan gadis itu pergi tanpa kejelasan apa pun. Ia akan mencari klarifikasi dan akan membuat kejelasan akan keduanya.
Lebih baik baginya untuk terlambat, dibandingkan tidak sama sekali. Lantas, apa yang akan ia lakukan?
_____
Bukan seperti pikiran orang-orang terhadapnya,kategori tipe pria Kakei Sumire tidak realistis sekali, atau ia punya prinsip no marriage in life. Dirinya tahu ada banyak alasan dan alasan utama yang paling realistis yang jauh ia sembunyikan di sudut hatinya dan mungkin denial untuk hal itu.
Akhirnya, mengikuti satu permintaan Ibunya untuk setidaknya menghadiri kencan buta adalah cara supaya dia tidak dituntut untuk beberapa waktu. Namun, roda takdir bermain dengannya. Tidak pernah terbesit di pikirannya, kalau ia akan bertemu dengan titik denial-nya tersebut di kencan buta tersebut?!
Bagaimana Sumire juga akan menghadapi bayang-bayang masa lalu yang juga terlibat dengan apa yang terjadi antara dia dan Boruto di waktu lalu dan kini?
[Bagi Sumire, pria itu sepertii melodi yang tidak ingin didengar, tetapi terus bergaung di memori. Baginya, pria itu seperti kehadiran di setiap lagu yang terkesan menghantui.]
________
© Character belongs: Masashi Kishimoto, Mikio Ikeomoto, and Pierrot Studio.
Cerita murni buatan saya, bila ada terdapat beberapa kesamaan mungkin hanya ketidak sengajaan.
Cover credit to the artist, took from pinterest.
*BorutoxSumire pair for this story.