Daftar Bacaan littlekawai
2 stories
Cold Hands, Warm Night  by Subworld
Subworld
  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 27
"Dia hanya gadis berusia 19 tahun yang terjebak di dunia malam karena keadaan. Tapi pria itu..... dingin, tajam, dan berbahaya, telah menariknya masuk lebih dalam..." | | | | | Aya menepuk tangannya kecil, senyum puas. Aya (ceria, polos banget): "Yeay! Berhasil! Kan enak? Mochinya lembut banget, kan Daichi-sama?!" Daichi terdiam, masih mengunyah pelan, tatapannya gelap menahan sesuatu. Daichi (dalam hati, getir): "Aku... Hoshikawa Daichi 37 tahun ... bos yakuza, membunuh orang pekerjaan biasa bagiku. Tapi malam ini... sial...aku dipaksa buka mulut disuapin mochi oleh bocah 19 tahun. Sialan... tapi kenapa rasanya... manis sekali." #Slowburn #Darklove #yakuza #obsesi #posesif #aksi #CEO #Romansa #mafia
Beyond The Battlefield  by littlekawai
littlekawai
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
Rui melalui headset nya : "Ditimur ada dua tim sedang baku tembak, kita harus cepat bergerak , manfaatkan keadaan untuk mendapatkan kill. Kai apa senjatamu siap?" Kai : " ya.. aku punya Shotgun" Rui:" ok atur posisi ...Zhoyi buka jalan " Namun, ketegangan mulai meningkat ketika mereka mendekati kota kecil, tempat tim dari Amerika dan brasil sedang baku tembak. Tim Korea muncul dari arah timur dan mendekati posisi mereka. Melihat kondisi ini Rui mengganti rencana , yang tadinya ingin mencuri kill dari pertikaian tim Amerika VS Brasil , sekarang sasaran mereka adalah tim KORSEL. Rui: " Guys, tim Korea ada didepan kita, atur posisi , Zhoyi ambil sisi kiri dan alihkan perhatian mereka. Kai, siap maju ke tengah saat mereka fokus ke Zhoyi." Zhoyi langsung maju kedepan mengaktifkan bom asap, melemparkannya ke arah tim korea. Asap tebal menyebar di sekitar, menghalangi pandangan lawan. Sambil berlari, dia berteriak, "Selamat datang di neraka, kawan!" Salah satu pemain Korea langsung menembak ke arah Zhoyi, tetapi Zhoyi berlari zig-zag sambil tertawa, "Ayo! Tembak yang benar kalau bisa!" Kai memanfaatkan kesempatan itu dan menyelinap mendekati lawan yang terjebak dalam asap. Dia mengarahkan shotgun-nya, menunggu momen tepat. Kai: "Selamat tinggal!" Boom! satu lawan tumbang. Darah dan pecahan armor terpercik di layar. Penonton bersorak. Sebuah funfic dari player PUBG & HOK