bilskyyy89
Di balik dinginnya protokol Istana dan ketatnya pengawalan Presiden Republik Indonesia, ada satu nama yang selalu berdiri paling dekat dengan pusat kekuasaan ia adalah Ristya,
Fadheela Ristya Hanifah Almadina.
Asisten pribadi Presiden RI yang dikenal tenang, cerdas, dan tak pernah membuat kesalahan. Hidupnya diatur oleh jadwal, keamanan, dan rahasia negara. Ia terbiasa bersikap profesional, menjaga jarak, dan menyembunyikan perasaannya rapat-rapat.
Namun semuanya berubah saat ia harus berurusan lebih sering dengan Teddy Arthawidjaya Seskab yang tegas, berwibawa, dan selalu terlihat dingin di mata publik.
Di depan banyak orang, Teddy adalah sosok pemimpin yang tak tergoyahkan.
Tapi di belakang layar, ia menjadi pelindung yang tak pernah Ristya minta namun selalu ia butuhkan.Tatapan yang terlalu lama.Perhatian yang terlalu detail.Dan sikap protektif yang perlahan membuat batas profesional mereka retak.
Di tengah tekanan politik, ancaman tak terlihat, dan rahasia yang bisa menghancurkan reputasi, keduanya harus memilih tetap menjaga jarak atau mempertaruhkan segalanya demi satu perasaan yang tak bisa lagi disangkal.
Karena kadang, yang paling berbahaya bukanlah musuh negara,melainkan hati yang diam-diam jatuh pada orang yang seharusnya tak boleh dicintai.