Risma_Queenza
Kim Taehyung, seorang penyair muda dengan jiwa melankolis, selalu merasa kesepian di tengah dunia yang gemerlap. Kata-kata adalah pelariannya, namun puisi-puisinya mulai kehilangan makna. Dalam pencarian inspirasinya, dia bertemu dengan Jeon Jungkook, seorang pelukis jalanan yang berjiwa bebas, penuh warna, dan percaya bahwa seni adalah ekspresi kebebasan, bukan sekadar melodi kesedihan.
Ketika dunia mereka bertabrakan, Taehyung dan Jungkook saling mengisi kekosongan. Taehyung menemukan makna baru dalam setiap goresan kuas Jungkook, sementara Jungkook mulai memahami kedalaman emosinya melalui puisi Taehyung.
Namun, takdir mempermainkan mereka. Di balik tawa dan kehangatan, Jungkook menyembunyikan rahasia yang mengancam hubungan mereka. Apakah cinta mereka cukup kuat untuk mengubah akhir yang telah ditulis oleh "jiwa kavi" masing-masing?