soobeanbunny
Setengah mati Aruna menghidupi dirinya sendiri di negeri asing ini, setengah mati sampai ia enyahkan kewarasan akan batas harga diri. Persetan dengan segala, nyatanya ia sanggup berdiri untuk hidup hanya melalui jalan setapak yang ia pilih ini. Satu tahun lama ia telah setengah mati, dan makin hari rasanya ia makin kehilangan titik terakhir kewarasannya. Sampai entah telah sekian lamanya, Aruna putuskan untuk kembali bersimpuh di hadapan salib Sang Agung. Mungkin, saat itu Tuhan sungguh tengah mengabulkan segala rapalnya yang selama ini terlayangkan dalam sunyi.
Adam namanya, seseorang yang ternyata memiliki secuil latar belakang yang mirip dengannya. Aruna tak mengerti mengapa pria itu dapat hadir dalam Katedral dengan senyum begitu menenangkan, begitu saja, tanpa aba-aba. Aruna adalah seorang pelacur, dan Adam adalah sebaik-baiknya anak Tuhan yang sanggup menapakkan kaki di atas muka bumi ini. Tetapi makin hari, dengan segala keanehan baru yang mulai hadir dalam hidupnya, Aruna makin tak mengerti jati diri Adam yang sebenar-benarnya.
Dalam udara Edinburgh, ibu kota Skotlandia, anak panah keduanya mungkin telah terlayangkan secara paten. Aruna tak mengerti, inikah cara Tuhan mengabulkan doanya? Atau inikah cara Tuhan menamparnya? Mungkin, mungkin keduanya. Aruna tak mengerti, ia rasa ia tak akan pernah sanggup untuk mengerti.