MilkyCheese8
- Reads 2,400
- Votes 48
- Parts 2
(Baca sebelum terbit)
"Di tempat ini aku berasal, dan ke tempat ini aku kembali."
Kalimat tersebut selalu ditulis Freya setiap hari ulang tahunnya, tanpa mengetahui efek lain.
Malam itu, mimpi aneh tak lagi menderanya. Namun, kalimat tersebut tanpa ia ketahui membuka sesuatu yang lain. Sebuah jalan, batas antara pesisir dan lautan-batas antara dua dunia-yang selama ini menghantuinya, menuntun Freya pada takdir yang tak terbantahkan.
Apabila salah satu dari keempat ras menentang ketetapan ilahi, alam akan menolak. Tanah luluh lantak, gunung dan perbukitan berguncang, angin dan petir bertalu-talu berembus, memanah sesuatu tanpa rasa bersalah. Kehancuran dunia niscaya tengah disongsong.
Di tengah masa yang menuju kehancuran, Freya datang. Terjebak, bahkan ditindas oleh perbuatan amoral tanpa mendapat perlindungan. Segel Crestmyth terbuka, dan sekarang dirinya dianggap telah mencuri informasi berharga bernilai tinggi. Ketika orang-orang dari sayembara-para pemberontak-mengetahui fakta tersebut, nilai dirinya entah bagaimana meningkat drastis.
"Nona, darah bukan lagi warisan di sini. Tapi harga. Dan nyawa adalah nilai tambah untuk menaikkan harga."
"Mereka menginginkan kepalaku, dan itu bermakna sesuatu yang sangat berarti."