🌬️
25 stories
FANTASTIC LOVE! (TAMAT) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 45,274
  • WpVote
    Votes 9,226
  • WpPart
    Parts 22
Hidup ini bisa sangat menggelikan. Kematian bisa saja bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru. Alias, BAGAIMANA BISA AKU ISEKAI SEPERTI KARAKTER FIKTIF BACAANKU? Sialnya aku terlahir sebagai Melody Biru. Hari-hari yang kuhadapi sebagai Melody rasanya lebih parah daripada neraka kapitalis, belum termasuk dengan perjuangan mengumpulkan uang agar bisa henkang mengejar kemakmuran. Lantas suatu hari ada laki-laki mengaku sebagai ayah kandungku. Dia seorang pebisnis keren, hot, dan mungkin memiliki aset bernilai tinggi. Kehidupan pun berubah seratus delapan puluh derajat! Namun.... Ternyata papaku seorang antagonis. Bukan hanya itu, di sekolah baru pun harus berhadapan dengan masa lalu ayahku: Putra dari musuh bebuyutan pun menjadi batu sandungan berikutnya! HELL, KENAPA HIDUPKU TIDAK BISA NORMAL DAN MULUS? Oh lupakan. Semua orang sepertinya ingin jadi musuhku! 1. Putra tokoh utama membenciku. 2. Cowok misterius yang sekelas denganku tampaknya ingin menelanku bulat-bulat. 3. Ayah tokoh utama mirip agen asuransi yang selalu menyuruhku berpindah kubu. "Papa, ada berapa banyak musuh yang Papa miliki?"
BYE, MANTAN! (TAMAT) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 167,467
  • WpVote
    Votes 25,068
  • WpPart
    Parts 36
Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"
UNTUK AKHIR BAHAGIA (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 42,777
  • WpVote
    Votes 7,224
  • WpPart
    Parts 26
"Muaaaaaaa!" teriakku sembari mengepalkan kedua tangan. "Mawaaaaaa!" Air mata hangat membasahi wajahku. Apa yang lebih buruk daripada ini? Saat ini?! Tidak sempat menjambak musuhku? Oh iya, ada yang lebih buruk daripada semua itu kok yakni, ketidakberdayaan. Bayi mungil, tidak berdaya, dan AKU HARUS MENJALANI PENGALAMAN MENUJU DEWASA YANG MENYEDIHKAN! Fu**! Aku lelah menjalani hidup. Semua masalah mulai dari keuangan hingga percintaan. Oh tidak! Biarkan aku bebas! Lepaskan aku dari lingkaran setan ini! Tidak! Tidak! Tidak!
(NOT) REVENGE  (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 66,939
  • WpVote
    Votes 11,906
  • WpPart
    Parts 35
Aku telah mengalami sakitnya pengkhianatan. Orang yang kupercaya sebagai sahabat justru menusukku dari belakang, menghancurkan kepercayaanku, serta membuatku sadar bahwa betapa naif dan dungu pemahamanku perihal manusia. Sekalipun ingin balas dendam, api kehidupan milikku telah berakhir-padam. Hanya penyesalan yang ada sampai ujung hayat. Ketika bersiap menghadapi penghakiman atas semua kesalahanku semasa hidup, justru aku kembali ke masa lalu ... tepat sebelum tragedi terburuk jatuh ke pangkuanku. Aku tidak mungkin menyiakan kesempatan kedua. Akan kubalas semua kejahatan yang ditimpakan kepadaku. Semua. Semua kepedihan, rasa sakit, dan keputusasaan dalam diriku. Akan tetapi, sekadar memikirkan balas dendam tidaklah mudah. Ada banyak hal yang luput dari pengamatanku. Orangtua, keluarga, dan sosok yang selama ini kupikir tidak menginginkanku ternyata tidak seperti pemahamanku yang dangkal. "Kamu masih ingin balas dendam?" "..." Hingga pria yang seharusnya kujauhi menampakkan diri sebagai serigala berbulu domba. Dia tidak bisa dipercaya. Sama sekali! *** * Bukan novel angst. * Jangan terlalu berharap novel angst karena penulisnya bukan profesional dan tidak berbakat dalam menyakiti karakter secara ekstrem. * Ditulis oleh seorang amatir kelas kakap. Sangat remeh. Anggap saja picisan, remahan rempeyek, dan cukup dibaca sebagai selingan hiburan belaka.
TOO MUCH (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 53,705
  • WpVote
    Votes 8,404
  • WpPart
    Parts 26
Why aku harus menjalani rentetan kesialan? Tidak bisakah aku sekadar bernapas tanpa perlu mencemaskan apa pun? Mengapa aku harus melanjutkan hidup sebagai karakter bodoh yang faaaaake banget, sih? Orang lain pasti mampu mengambil alih jalan cerita dan mencampai puncak kesuksesan. Namun, aku tidak begitu. Jangankan merancang rencana memperbaiki ekonomi, sekadar berusaha leher tidak kena tebas tokoh penting pun sulit! Aku bermaksud memperbaiki hubungan dengan tokoh penting. Barangkali semua masih bisa kuperbaiki sekalipun mustahil. Namun, lupakan saja! Bukannya penerimaan baik yang kuterima, justru ancaman mati konyol terpampang jelas di hadapanku. Oke, baiklah~ Aku menyerah! Selamat tinggal! Kalian, tokoh penting, ingin membenciku? Silakan saja. Bencilah diriku sepuas hati. Semua tokoh di sini sinting! Bila hidup memberiku lemon, cukup lempar lemonnya ke musuh. Beres!
I Want U! (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 83,370
  • WpVote
    Votes 11,954
  • WpPart
    Parts 30
Hidup milikku yang seharusnya sempurna pun berubah berantakan. Tunanganku memilih membela cewek lain, membuatku patah hati, dan aku pun memilih mengincar si pelakor. Cinta membutakan diriku hingga tidak melihat betapa buruk tunanganku sesungguhnya. Akibat dari perbuatanku, aku tewas dengan cara konyol. Keajaiban terjadi. Aku kembali di waktu diriku berusia enam belas tahun. Bukan hanya itu! Aku pun teringat informasi mengenai kehidupan pertamaku. Segalanya jadi berbeda dan aku memutuskan di kehidupan kali ini akan kutendang masa depan tunangan kampret dan membalas perlakuan pelakor sinting! Aku mau REVENGE total! Oleh karena itu, aku pun mendekati pria yang di masa depan akan menjadi pusat dunia milik musuhku. Intinya cuma satu, sih. Aku dengan senang hati menerima rekanku sebagai anak buah. Gampang. "Kamu nggak berencana kabur, 'kan?" Rencanaku terlalu berlebihan. Bukan hanya musuhku menerima balasan, melainkan diriku pun dapat ganjaran. "Siapa yang mau kabur, sih? Ahahahahaha!" Semuanya berantakan! Berantakan!
BUKAN BEGINI (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 38,176
  • WpVote
    Votes 5,893
  • WpPart
    Parts 24
Aku telah melakukan banyak perjalanan dari satu cerita ke cerita lainnya sebagai antagonis. Misiku hanya satu, memastikan tokoh utama perempuan menderita sesuai dengan naskah asli. Satu, kucing putih yang bisa bicara sekaligus penanggung jawab isekai milikku, memberiku banyak bantuan. Mulai dari dunia vampir, petarung sinting, sampai novel picisan. Segalanya kuselesaikan dengan tuntas, sesuai perjanjian dengan Satu. Seharusnya bila tugas terakhirku, misi nomor seratus, selesai maka aku akan dijanjikan boleh hidup sebagai orang berkecukupan, superberuntung, dan jauh dari kesialan apa pun. Seharusnya! SEHARUSNYA! "Mohon maaf, kuota bagi penerima paket untung sudah habis," Satu menginformasikan. Tentu saja aku marah. Rasanya seperti kena scam mentah-mentah. Seratus misi. Bermacam kegiatan sinting. Dedikasi yang tidak terbayarkan. Aku menuntut ganti rugi, tapi Satu berkata bahwa kepala isekai tidak menerima keluhan. "Ya sudah, hidup di sini saja." Gampang sekali Satu bicara. Hidup di sini. Di cerita keseratus. Di sebuah novel picisan CEO sinting. Aku bahkan berani taruhan bahwa penulis tidak melakukan riset sama sekali. Oh itu belum termasuk fakta bahwa aku, si pelaku kejahatan dalam cerita, akan mati di tangan tokoh utama pria karena telah merugikan kekasih impiannya. Aku, bukan orang lain. Bukan Satu si kucing gembul biang kerok. Aku! "Buhuuuu apa kamu nggak bisa mempertimbangkan diriku sebagai asisten rumah tangga?" Apa yang bisa kulakukan? Iya, tepat sekali. Hadapi racun dengan racun. Alias, kubuang harga diri dan lari mencari belas kasih dari Bos Antagonis, Mr. Villain, Big Boss. Inilah yang terbaik, 'kan? Benar, 'kan?
Please, Jangan Gigit! (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 56,179
  • WpVote
    Votes 8,421
  • WpPart
    Parts 43
Hidup ini menyedihkan. Cari kerja susah, biaya hidup makin mahal, dan berobat pun butuh perjuangan. Tidak masalah, sih, andai game over dan menyeberang ke dunia lain. Misal, jadi kuntilanak atau hantu penunggu beringin. Ha ha ha tentu saja tidak. Saat kupikir perjalanan hidupku sudah sampai ujung, ternyata masih ada kejutan lain! Tadaaa isekai ke dalam komik! Lupakan rencana mengubah jalan cerita. Jangan berharap bisa hidup damai. Oh katakan selamat tinggal kepada ketenangan. Kenapa? Iya, kenapa? Soalnya aku pindah bertepatan dengan momen eksekusi tokoh yang kutempati! Andai boleh memilih, lebih baik aku pergi ke novel CEO picisan daripada ke komik ini! Kata kunci dalam komik: vampir, CEO sinting, romansa membara, dan saling bunuh. Apa itu damai? Tidak ada! Bisakah aku minta ganti rugi? Tolooooooong! Help! Izinkan aku jadi tokoh utama tanpa pasangan, tapi makmur sentosa!
INCANTO (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 136,231
  • WpVote
    Votes 13,860
  • WpPart
    Parts 27
Suami yang kucintai dengan segenap hati selama ini tidak membalas perasaanku. Dia menikahiku demi memenuhi permintaan kakekku. Begitu kakekku meninggal, ia memutuskan memberiku surat cerai. Aku yang terlalu dibutakan emosi pun menolak, membuat kekacauan, dan semakin memperparah hubunganku dengan suamiku. Adapun yang tidak kuketahui ialah, suamiku memiliki rasa terhadap saudari tiriku. Segalanya begitu tidak masuk akal. Perjuanganku sia-sia, cinta tidak kudapat, dan sakit hati menjadi menu utama di piringku. Tubuhku melemah, penyakit menjamah, kemudian kematian tiba. Di saat napas terakhirku berembus, aku berjanji kepada diri sendiri. Berjanji bahwa bila ada kesempatan kedua, aku takkan mengemis cinta kepada siapa pun. Kemudian keajaiban yang dikisahkan dalam fiksi pun menyentuhku. Aku kembali ke masa lalu.
ALL OF THEM WANT TO KILL HER (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 47,429
  • WpVote
    Votes 8,681
  • WpPart
    Parts 34
Kenapa sih orang-orang tertarik isekai ke novel, film, komik, atau dimensi mana pun? Seolah pindah dunia itu semudah pindah kontrakan yang kalau tidak cocok bisa mengajukan keluhan ke empunya indekos. Berharap bisa disukai oleh semua tokoh ganteng dan hidup jadi orang kaya. Bullshit! Double bullshit! Lantas kenapa aku tidak kebagian jadi nona kaya raya melintir mampus, anak pemilik perusahaan, atau setidaknya tokoh sampingan superberuntung sih? Ke mana perginya hak khusus penerima isekai? Jangan bilang dikorupsi oleh penyelenggara isekai! Paling penting dari semua pertanyaanku. Ya, yang terpenting! Kenapa aku masuk novel sebagai tokoh tidak bernama dalam cerita? Jenis yang diperkenalkan sebagai sesembahan pengarang demi mempercantik cerita. Tidak bernama yang menjadi incaran semua karakter! Sialan! Tidak masalah bila mereka menawariku saham atau cek senilai milyaran! Namun, tidak satu pun dari mereka menawariku uang! Mereka mengincar nyawaku! Keselamatanku! Setan! Vampir? Pembasmi vampir? Aku tidak peduli! Siapa pun yang mengincar nyawaku harus binasa! "Mati sajalah kalian semua!"