inyasidhyaa
- Reads 33,912
- Votes 1,979
- Parts 43
[COMPLETE]
Kael, putra mahkota Dravenor, pangeran yang dibesarkan bukan hanya untuk memerintah, tetapi untuk menaklukkan. Di medan perang, ia dijuluki "The Storm of Dravenor", sosok yang datang tanpa ampun dan pergi meninggalkan kehancuran. Di bawah panji Elang Hitam kerajaan, satu demi satu wilayah bertekuk lutut. Kerajaan-kerajaan yang dulu berdiri megah kini hanya menjadi bagian dari peta kekuasaan Dravenor, ditaklukkan oleh strategi dingin dan pedangnya yang tak pernah ragu menumpahkan darah.
Alessia, putri bangsawan Ravencrest, yang hidupnya runtuh dalam satu malam. Kediamannya dibakar dan seluruh keluarganya musnah kecuali sang adik. Dari balik puing kehormatannya, ia melihat satu sosok di tengah kekacauan: Kael. Dialah pangeran Dravenor yang selalu melancarkan serangan mematikan ke negerinya. Pangeran dingin yang pedangnya tak pernah berhenti membuat mayat musuh bergelimpangan di tanah. Pangeran yang dielu-elukan rakyat Dravenor sebagai pahlawan, tetapi bagi Alessia adalah awal dari kehancuran. Sejak saat itu, Alessia hanya memiliki satu ambisi dalam hidupnya.
Membunuh Kael.
Namun, bagaimana jika takdir memutar roda hidup mereka tanpa ampun? Bagaimana jika kebencian yang Alessia tanamkan begitu dalam justru harus berhadapan dengan perasaan lain?
Di tengah luka dan kebencian yang masih menguasai hatinya, Alessia merasakan sesuatu yang sulit diabaikan. Sebuah ikatan yang menariknya ke arah Kael, meski ia terus menolak untuk mengakuinya.
•••
© All rights reserved. No part of this work may be used or reproduced in any form without permission from the author.
Dear readers, please vote and comment 💗