rara_4njay
- Reads 14,722
- Votes 1,631
- Parts 34
Keno dan Sean lahir dengan wajah yang sama,
namun tumbuh dengan perasaan yang berbeda.
Keno lemah.
Tubuhnya rapuh, napasnya sering tersengal,
dan hidupnya selalu diiringi kekhawatiran.
Sean sehat.
Terlalu sehat untuk diperhatikan,
terlalu kuat untuk dikhawatirkan.
Abang-abang mereka tidak pernah membandingkan.
Tidak pernah memilih.
Cinta itu adil-
hanya saja, perhatian selalu lebih sering tertuju pada Keno.
Ia membenci Keno bukan karena Keno salah,
melainkan karena Sean ingin sekali...
diperhatikan seperti itu juga.
Sampai suatu hari,
rumah itu kehilangan satu nama.
Dan Sean belajar bahwa
tidak semua rasa bisa disesali tepat waktu.