Lopk
2 histoires
Electric Kiss [아파도 돼] par kadachune26
kadachune26
  • WpView
    LECTURES 2,965,517
  • WpVote
    Votes 197,357
  • WpPart
    Chapitres 109
Anna tidak tahu kalau sekolah berasrama bisa menjadi tempat yang mirip seperti tempat tahanan. Kalau bukan, jelaskan kenapa Anna merasa melihat banyak orang jahat? Terutama cowok itu, cowok yang paling jahat; Sehan. *** Kesan pertama Anna Rin tentang sekolah pilihan ayahnya adalah 'penjara'. Bagaimana Anna tidak berpikir seperti itu saat melihat sekeliling bangunan sekolah yang dibangun benteng tinggi seolah-olah sekolah ini adalah penjara elite berkedok sistem pendidikan. Seakan itu belum cukup seram, Anna bertemu dengan seseorang yang sebentar lagi akan mengubah hidupnya, mengacaukan emosi dan pikirannya; seseorang yang tentu saja Anna pikir dia jahat sejak pertama kali bertemu dengannya; seseorang itu bernama Sehan. Mengenal Sehan membuat Anna melakukan hal-hal yang enggan dia lakukan, tapi akhirnya Anna lakukan juga yang tanpa sadar telah menarik perhatian Sehan, seperti pergi ke pesta yang diam-diam diadakan di luar sekolah saat pihak sekolah melarang murid untuk keluar dari lingkungan sekolah, bergabung dengan para pemberontak yang berencana mengacaukan sekolah, dan menguras emosi dengan membenci Sehan. Anna pikir hidupnya akan berubah di masa SMA-nya, tapi justru Anna terlibat banyak kekacauan hanya karena bertemu dengan satu orang itu. Desain cover oleh instagram: @Jungnaraa_
sehangat cinta gus afnan [ TAMAT ] par Claudiasfr
Claudiasfr
  • WpView
    LECTURES 560,139
  • WpVote
    Votes 16,711
  • WpPart
    Chapitres 37
Putra Afnan Ramadhan pemuda berusia 23 tahun sang pemilik paras tampan, kesabaran seluas samudera, sangat paham agama gelar gus yang melekat pada dirinya membuat dirinya terlihat semakin sulit di gapai. namun siapa sangka tiba-tiba saja dia dipertemukan dengan seorang gadis mualaf Safira Syakiella berusia 18 tahun yang memiliki masa lalu hina. "Maaf pak kiyai, umi, alangkah baiknya jika gus Afnan mencari wanita yang sepadan dengan dia." Gugup Safira. "Wanita seperti apa yang menurutmu pantas dengan putraku?" Tanya kiyai Husein. "Wanita yang paham agama, wanita yang cantik, baik paras ataupun akhlaknya, wanita yang saliha, serta wanita yang dapat menjaga tutur katanya." Jawab Safira dengan yakin. Kiyai Husein tersenyum. "Bukan kah semua kriteria yang kamu ucapkan mengarah pada dirimu sendiri nak Safira?" "Tapi saya hanya seorang mualaf yang belum mengenal jauh mengenai islam, saya hanya gadis biasa yang kotor dan hina. Saya tidak pantas untuk menjadi seorang istri dari seorang anak pemilik pesantren."