!
3 stories
ARGAN by ohhsasa
ohhsasa
  • WpView
    Reads 13,022,358
  • WpVote
    Votes 854,166
  • WpPart
    Parts 83
Argan alfajar seorang pemuda tampan dijodohkan dengan seorang gadis bernama Nasya Aisyah Evalina gadis berhijab yang cantik,sopan, santun, solehah, dan penurut berbanding terbalik dengan Argan sang suami yang bersifat kasar, arogan, urak urakan, keras kepala, tempramen. Argan sangat menentang perjodohan ini tapi ia tak bisa membantah kehendak orangtuanya. Nasya selalu di bentak, di hina, dimaki dan bahkan menjadi korban fisik dari Argan tapi gadis itu selalu sabar selalu menurut apa yang Argan ucapkan. kata-kata yang selalu gadis itu ingat adalah 'Jika kamu memulai karna Allah makan jangan berhanti karna manusia' itu yang selalu diingat gadis itu jika mengingat semua yang dilakukan Argan padannya. "Iya pertama-tama ngehibur Sabahat lo habis itu ngehibur...". "Om-om" Omongan yang tak pernah difiltel selalu keluar dari mulutnya dan Nasya selalu sabar menghadapinya tak pernah sekali pun ia mengeluh. Sampai pada suatu ketika Argan yang bersifat kasar, arogan, urak urakan, keras kepala, tempramen. Berubah 180 derajat saat ia mulai mencitai istrinya. Gimana kelanjutannya? Langsung aje makannya gas baca ⚠️ mager revisi ⚠️Maaf ya kalo banyak typo ⚠️Maaf kalo kurang suka sama typingnya Maklum ini cerita pertama aku belum Banyak pengalaman 1# Argan 1# Nasya 1# perjodohan 1# kasar 1# goodgirl 1# sma 1# fiksiremaja 2# nikahmuda 3# cool
My Sweet Calvin [TERBIT] by She4aan
She4aan
  • WpView
    Reads 11,419,771
  • WpVote
    Votes 1,040,130
  • WpPart
    Parts 56
Namanya Calvin Aldeguer. Pria penuh kharisma yang mampu membuat kaum hawa ketika melihatnya langsung terpana. Pemegang kandidat pembalap termuda di dunia membuat pria itu cukup populer di banyak kalangan. Hidup Calvin yang biasanya hanya di penuhi dengan balapan dan latihan seketika berubah ketika momynya tiba tiba menikahkan dirinya dengan seorang wanita bercadar yang jauh dari tipe Calvin. Ayla Khumaira. "Percaya sama gue, bini lo cakep asli." "Cantik atau enggak, semoga lo nggak ngrepotin gue nanti," batin Calvin. --------------------------- 🎖Rank🎖 #1 Marriage (22-23/04/22) #1 Spiritual (24-25/04/22) #1 Calvin (24-25/04/22) #1 Spiritual (27/04/22) #1 Marriage (27/04/22) #1 Calvin (28/04/22) #1 Perjodohan (28/04/22) #1 Spiritual (28/04/22) #1 Rider (30/04/22) #1 Calvin (30/04/22) #1 Teenfiction (3/05/22) #1 Perjodohan (21/05/22) #1 Marriage (21/05/22) #1 Possesive (21/05/22) #1 Ayla (21/05/22) #1 Calvin (21/05/22) #1 Rider (21/05/22)
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,404,271
  • WpVote
    Votes 1,666,415
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.